Kasus COVID-19 akhir pekan bertambah 760 orang, Jabar terbanyak

id Update COVID-19,Kasus COVID-19,Satgas

Kasus COVID-19 akhir pekan bertambah 760 orang, Jabar terbanyak

Data situasi COVID-19 di Indonesia, Jumat (22/10/2021) yang dihimpun Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. (ANTARA/HO-Satgas COVID-19)

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat kasus penularan COVID-19 di Indonesia bertambah 760 orang pada akhir pekan ini (22/10), dengan Jawa Barat menjadi wilayah yang mengalami tambahan terbanyak.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Jumat mencatat, kasus baru tersebut disertai juga dengan adanya tambahan 1.231 pasien sembuh dan 33 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, maka jumlah akumulatif warga yang terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 sejak awal pandemi Maret 2020 sampai ssaat ini sebanyak 4.238.594 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 4.080.351 orang pulih dan 143.153 orang meninggal dunia.

Tambahan kasus COVID-19 pada Jumat (22/10) paling banyak terjadi di Jawa Barat, yakni sebanyak 133 orang, diikuti Jawa Tengah (89 orang), dan DKI Jakarta (83 orang).

Sementara itu, jumlah penderita COVID-19 yang sembuh, paling banyak terjadi di Jawa Barat 174 orang, diikuti Jawa Tengah 158 orang, dan Sulawesi Selatan 129 orang.

Daata satgas juga menyebutkan, kematian akibat penyakit tersebut tercatat paling banyak terjadi di Jawa Tengah dengan delapan kasus, Jawa Barat lima orang, Jawa Timur dan Kalimantan Timur, masing-masing sebanyak tiga orang.

Satgas COVID-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada Jumat (22/10) ini sebanyak 15.090 kasus aktif, menurun 504 orang dibandingkan hari sebelumnya, Kamis (21/10).

Selain itu terdapat pula 6.556 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian terhadap 250.740 spesimen dari 165.247 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif  spesimen harian adalah 0,56 persen dan untuk tingkat orang harian adalah 0,46 persen.
 

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar