Wali Kota mendorong percepatan vaksinasi lansia di Medan

id COVID-19,COVID-19 melandai,COVID-19 di Medan,Wali kota,Bobby Nasution

Wali Kota mendorong percepatan vaksinasi lansia di Medan

Wali Kota Medan Bobby Nasution memasangkan tanda jabatan ke seorang camat di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (13/11/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan

Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Bobby Nasution mendorong percepatan vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) agar masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

"Tolong ini jadi catatan bagi vaksinasi lansia. Yang baru dilantik hari ini, pahami lima program prioritas Pemkot Medan yang sudah ditetapkan," ujar Bobby, di Medan, Jumat, usai melantik 77 pejabat administrator dan pejabat pengawas eselon III maupun IV di lingkungan Pemkot Medan, di Kantor Wali Kota Medan.

Kota Medan, ujar dia, belum bisa masuk ke level 1 karena terkendala pencapaian vaksinasi COVID-19 yang belum tercukupi dari target setiap kecamatan.

Data Dinas Kesehatan Kota Medan menyebut, hingga akhir Oktober lalu capaian vaksinasi lansia masih di bawah 50 persen, sedangkan targetnya minimal 60 persen.

Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama per awal November lalu sudah di atas 70 persen lebih dari target sekitar 1,9 juta jiwa dari total 2,5 juta warga Kota Medan.

"Terutama pak lurah, bu lurah, pak camat, dan bu camat. Kolaborasi sangat penting, pahami tupoksi dan tugasnya. Komunikasi terus untuk memenuhi dan menyukseskan program kita," ujar Bobby.

Wali Kota juga mengapresiasi atas kerja sama terkait penanganan COVID-19 dalam program prioritas Pemkot Medan bidang kesehatan akibat status PPKM Kota Medan kini level 2.

"Untuk yang terakhir kemarin sudah melandai pada satu titik di atas 30 kasus semua di isoter, sehingga ini harus betul-betul ditekankan juga," kata Wali Kota Bobby Nasution lagi.
Baca juga: Wali kota Medan sebut vaksinasi bisa cegah gelombang ketiga COVID-19
Baca juga: Pemkot Medan genjot vaksinasi cegah gelombang ketiga COVID-19

Pewarta : Muhammad Said
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar