Sembilan kecamatan nol kasus COVID-19 di Kota Bandung

id Dinkes Kota Bandung, sembilan kecamatan, nol, kasus COVID-19

Sembilan kecamatan nol kasus COVID-19 di Kota Bandung

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Bandung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat ada sembilan kecamatan yang tidak memiliki kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani mengatakan dari 55 kasus aktif COVID-19 yang tercatat saat ini hanya tersebar di 21 kecamatan dari 30 kecamatan.

Baca juga: Separuh lebih wilayah Kota Bandung nol kasus COVID-19

Baca juga: Dinkes sebut kasus aktif di Bandung naik karena tambahan dari PTM


"Sebanyak 21 kecamatan yang memiliki kasus konfirmasi dari 30 kecamatan," kata Rosye di Balai Kota Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Adapun sembilan kecamatan itu yakni Kecamatan Panyileukan, Cinambo, Gedebage, Buah Batu, Bandung Kidul, Bojongloa Kidul, Babakan Ciparay, Bandung Wetan dan Cibeunying Kaler.

Sedangkan dari 30 kecamatan yang ada di Kota Bandung, kasus aktif COVID-19 terbanyak berada di Kecamatan Andir. Di wilayah tersebut, kata Rosye, ada sebanyak delapan orang yang terkonfirmasi COVID-19.

Sejauh ini kasus terkonfirmasi COVID-19 secara kumulatif di Kota Bandung ada sebanyak 43.395 orang. Dari total tersebut, ada sebanyak 41.917 orang yang dinyatakan sembuh dan 1.423 orang dinyatakan meninggal.

Menurut Rosye, masih adanya kasus COVID-19 saat ini disebabkan oleh pengetesan yang dilakukan Dinkes melalui setiap Puskesmas. Setiap harinya, kata dia, ada sebanyak 4.000 hingga 5.000 orang yang dites sebagai langkah pelacakan.

"Yang dites itu yang bergejala, misalnya ada warga di kewilayahan yang bergejala seperti batuk, pilek, demam, itu langsung dites oleh Puskesmas," kata dia.

Baca juga: Dinkes catat 210 orang dari PTM di Bandung sembuh COVID-19

Baca juga: Dinkes Bandung catat 12 rumah sakit nihil pasien COVID-19

 

Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar