IHSG ditutup turun seiring berlanjutnya aksi jual asing

id IHSG,Bursa,Saham

IHSG ditutup turun seiring berlanjutnya aksi jual asing

Ilustraasi - Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (16/8/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/pri.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, ditutup turun seiring berlanjutnya aksi jual oleh investor asing.

IHSG ditutup melemah 74,36 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.533,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 19,7 poin atau 2,07 persen ke posisi 930,98.

"Katalis negatif hari ini yaitu pernyataan CEO Moderna kepada Financial Times bahwa vaksin saat ini akan kurang efektif untuk varian COVID-19 Omicron dan dinaikkannya status PPKM Provinsi DKI Jakarta ke level 2," tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.

Sedangkan katalis positif hari ini yaitu menguatnya indeks di bursa Wall Street setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa lockdown atau penutupan ekonomi tidak perlu dilakukan dalam menanggapi penyebaran varian Omicron dan afirmasi Presiden Joko Widodo terkait masih berlakunya UU Cipta Kerja dan seluruh aturannya.

Dibuka melemah, IHSG langsung menguat dan terus berada di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terkoreksi dan tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor terkoreksi dimana sektor perindustrian turun paling dalam yaitu minus 2,22 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,91 persen dan minus 1,33 persen.

Sedangkan empat sektor meningkat dimana sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 3,31 persen, diikuti sektor energi dan sektor kesehatan masing-masing 1,08 persen dan 0,25 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign sell" di seluruh pasar sebesar Rp973,93 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.513.484 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,99 miliar lembar saham senilai Rp20,67 triliun. Sebanyak 182 saham naik, 351 saham menurun, dan 131 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 462,16 poin atau 1,63 persen ke 27.821,76, indeks Hang Seng turun 376,98 poin atau 1,58 persen ke 23.475,26, dan indeks Straits Times terkoreksi 79,29 atau 2,54 persen ke 3.041,29.

Baca juga: IHSG berpotensi menguat seiring pasar amati perkembangan Omicron
Baca juga: IHSG awal pekan ditutup melonjak, di tengah anjloknya bursa saham Asia
Baca juga: IHSG Selasa dibuka melemah 2,49 poin

Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar