PP Muhammadiyah lantik Prof Agussani Rektor UMSU untuk dua tahun

id Umsu

PP Muhammadiyah lantik Prof Agussani Rektor UMSU untuk dua tahun

Rektor UMSU Prof.Dr.Agussani,MAP menandatangani fakta integritas disaksikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof.Dr. H Haedar Nashir (kedua dari kanan) dan Ketua Majlis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof.Lincolin Arsyad, PhD usai pelantikan (kedua kiri). ANTARA/Humas UMSU

Medan (ANTARA) - Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Lincolin Arsyad resmi melantik Prof. Dr. Agussani, MAP sebagai  Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Periode 2022-2024 di Auditorium UMSU Medan, Selasa.

Pelantikan rektor diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PP Muhammadiyah yang dibacakan oleh Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, Ph.D.

Dalam surat keputusan dinyatakan bahwa Prof Agussani diberikan amanah dan tanggungjawab khusus dua tahun hingga 2024 untuk mempersiapkan kader pemimpin UMSU dalam dua tahun ke depan, setelah menjabat rektor periode pertama selama empat tahun.

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si mengatakan bahwa Prof. Agussani dilantik penuh dengan pertanggungjawaban tinggi secara lahir dan batin organisatoris dan dari berbagai pertimbangan.

Selama ini pondasi, arah dan akselerasi mampu ditunaikan Prof. Agussani dalam menjalankan amanahnya menjadi pertimbangan utama.

"Kami tentu menyampaikan selamat menunaikan amanah. Kami percaya bahwa dalam melanjutkan amanah dari kepimpinan sebelumnya, hasil dari kolektif dan organisatoris dengan BPH, PW Muhammadiyah dan Aisyiyah, Pemerintah dan berbagai lembaga," ujarnya.

Dijelaskan, ada tiga hal yang menjadi prinsip pergerakan Muhammadiyah yaitu kemajuan, kemodernan dan profesionalitas.

Saat ini harus bisa menghadapi situasi-situasi baru dalam sistem digital, sistem daring dan bermedia sosial. Namun harus bisa memanfaatkan ruang dan sistem baru tersebut dengan penuh keadaban untuk kemajuan peradaban, bukan hanya untuk eforia.

Sementara itu Prof. Dr. Agussani,MAP dalam pidato pelantikan melaporkan tentang progres UMSU dari tahun ke tahun khususnya di tahun 2020 saat pandemi COVID-19 menghambat pertumbuhan di segala aspek. Namun UMSU tetap berprogres ditunjukan dengan wajah barunya melalui pembangunan infrastruktur.

"UMSU terus berkembang, meski sempat mengalami masa-masa sulit, dimana tahun 2010 memiliki hutang Rp21 Miliar. Namun dengan komitmen yang akhirnya UMSU seperti sekarang ini,"katanya.

Dari sisi akademik, saat ini UMSU telah memiliki 3 Program Studi Unggul dengan Akreditasi Institusi A. Apa yang dicapai tidak lepas dari sinergitas Muhammadiyah dan UMSU yang berkomitmen untuk terus berusaha dan berpacu mengikuti program-program yang diberikan Pimpinan Pusat

"Alhamdulillah di bawah bimbingan Pimpinan Majelis Diktilitbang dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, UMSU berhasil meraih bintang empat QS Star.
Kami ucapkan terima kasih tak terhingga atas bimbingan selama ini dan dorongan yang luar biasa," ujar Prof. Agussani.

Tidak hanya meraih bintang empat QS Star UMSU juga memiliki lahan kampus terpadu yang ada di Sampali seluas 21,8 hektar. Selain itu UMSU juga merenovasi infrastruktur Fakultas Kedokteran yang dirancang secara Internasional untuk menjawab akreditasi A.

Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Prof.Dr.Ibnu Hajar,M.Si menyampaikan apresiasi atas capaian UMSU yang tidak lepas dari kepemimpinan Prof. Agussani yang saat ini kembali dilantik sebagai rektor.

"Yang menjadi barometer bukan hanya gedung tapi kinerja. Saya senang sekali melihat road maps Pak Rektor untuk membangun Sumber Daya Manusia," ujar Prof. Ibnu

Ia berharap UMSU bisa lebih konsen untuk Istikomah dalam membangun universitas terutama pada sumber daya manusianya. Kemudian, UMSU bisa menjadi pusat keunggulan khususnya PTS di Sumut, menerapkan kerjasama multi disiplin, melakukan pembinaan karakter dan watak kepribadian, serta bisa menjadi moto perubahan.
Baca juga: UMSU raih bintang 4 "QS Stars World University Rankings"
Baca juga: UMSU dan LSF RI kolaborasi sosialisasi budaya sensor film mandiri
Baca juga: UMSU-Nagaoka University tindak lanjuti riset energi terbarukan


Pewarta : Juraidi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar