Bandarlampung (ANTARA News) - Suasana di Terminal Induk Rajabasa Kota Bandarlampung Provinsi Lampung pada malam takbiran menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah, Rabu, terlihat lengang yang berbeda dengan hari sebelumnya dipenuhi pemudik yang datang maupun berangkat.

Kondisi di Terminal Rajabasa, Rabu, suasananya terlihat lengang dengan sejumlah bus tertata rapi dengan baik.

Bus di terminal ini hanya ada satu hingga lima unit, padahal beberapa hari sebelumnya bisa mencapai 10 bus yang melayani pemudik.

Hanya satu mobil datang dengan waktu yang cukup lama membawa penumpang dengan tujuan Bandarlampung.

Hanya beberapa penumpang saja yang transit untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan masing-masing.

Menurut Kepala Terminal Induk Rajabasa Antoni Makki, pada sehari menjelang Lebaran (H-1) jumlah penumpang sangat menurun tajam dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Jumlah penumpang menurun tajam dari hari sebelumnya," kata dia lagi.

Penurunan jumlah penumpang ini sudah terjadi sejak Selasa (6/8) kemarin, dan puncak arus mudik di terminal ini terjadi pada empat hari menjelang Lebaran (H-4).

Antoni memperkirakan di terminal ini penumpang akan terjadi lonjakan dan akan sangat padat pada empat hari setelah Lebaran (H+4).

Data penumpang di Terminal Rajabasa pada pukul 08.00 WIB Selasa (6/8) hingga pukul 08.00 WIB hari Rabu (7/8), untuk bus antarkota antarprovinsi (AKAP) kedatangan sebanyak 287 unit dengan jumlah penumpang 6.322 orang.

Sedangkan untuk keberangkatan penumpang menggunakan 299 unit bus, dengan jumlah penumpang 6.055 orang.

Kemudian untuk bus antarkota dalam provinsi (AKDP) kedatangan sebanyak 330 unit, dengan penumpang sebanyak 5.652 orang, sedangkan keberangkatan bus 285 unit, dan penumpang sebanyak 5.527 orang.

Jumlah kedatangan bus secara keseluruhan sebanyak 617 unit, dengan penumpang sebanyak 11.974 orang, dan untuk keberangkatan bus sebanyak 584 unit dan penumpang mencapai 11.582 orang.
(B014/M014)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013