Batam (ANTARA News) - Sebanyak 444 anggota kepolisian dari Polda Kepri disiagakan untuk mengamankan debat calon gubernur/wakil gubernur Kepri di Hotel Pasific Palace Batam, Selasa malam.

"Kami siapkan 444 orang anggota untuk pengamanan kegiatan tersebut," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Selasa.

Ia mengatakan, jumlah sebanyak itu untuk memastikan pelaksanaan tahapan pemilu tersebut akan berjalan aman, tertib sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.

"Kami imbau bagi pendukung pasangan calon agar tidak memaksakan diri datang ke lokasi. Karena KPU dan Kepolisian membatasi jumlah massa yang diizinkan menyaksikan secara langsung," kata dia.

Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Mantap Praja Seligi 2015 Polda Kepri Kombes Pol Anang Sumpena mengatakan sesuai dengan undangan KPU Provinsi Kepri, setiap pasangan calon hanya boleh membawa 50 pendukung masuk ke lokasi.

Selanjutnya, pihak-pihak yang boleh masuk hanyalah yang memegang undangan sesuai dengan data yang disampaikan oleh KPU Kepri.

"Nantinya total yang boleh hadir menyaksikan langsung hanya 366 orang sesuai dengan undangan KPU Kepri. Yang tidak memegang undangan tidak diperbolehkan masuk," kata dia.

Anang mengatakan, pada Senin siang Ketua KPU Kepri Said Sirajuddin sudah melakukan pertemuan dengan Kapolda Kepri melaporkan tentang persiapan acara tersebut.

"Saya juga dipanggil saat ketua KPU datang. Jadi data undangan dari KPU sudah kami pegang. Dari data pihak-pihak yang diundang itulah patokan kami membatasi peserta," kata dia.

Ia mengatakan, hal tersebut diterapkan belajar dari debat calon wali kota/wakil wali kota Batam beberapa waktu lalu yang jumlah pendukungnya melebihi dari ketentuan.

"Debat wali kota (calon wali kota/wakil wali kota Batam) semua ngundang. Jadi membuat suasana kurang kondusif," kata Anang.

Saat ini, kata dia, lokasi sudah dipersiapkan sesuai dengan undangan. Persiapan juga ditinjau langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari dan sejumlah petinggi kepolisian.

Pilkada Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kepri 2015 diikuti dua pasang calon. Nomor urut satu Muhammad Sani-Nurdin Basirun, nomor urut dua Soerya Respationo-Ansar Ahmad.

Pewarta: Larno
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2015