Caracas, Venezuela (ANTARA News) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Venezuela Mohammad Luthfie Wittoeng mengapresiasi kerja keras dan keseriusan pemerintah Venezuela dalam mempersiapkan pelaksanaan Kongerensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok (KTT GNB) ke-17 di Pulau Margarita Caracas.

"Saya mengapresiasi kerja keras dan keseriusan pemerintah Venezuela mempersiapKan pelaksanaan KTT GNB ditengah krisia ekonomi yang sedang melanda mereka," kata Dubes RI untuk Venezuela di Pulau Margarita Caracas,Venezula. Kamis waktu setempat.

KTT GNB ke-17 berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 18 September. Wakil Presiden M Jusuf Kalla akan hadir dalam konferensi ini mewakili pemerintah Indonesia.

Lebih lanjut Dubes Luthfie menjelaskan bahwa secara umum kondisi keamanan Venezuela relatif aman meskipun tingkat kriminalitas meningkat sejak krisis ekonomi melanda. Krisis ekonomi terjadi akibat merosotnya harga bahan bakar minyak.

Akibatnya, banyak subsidi yang selama ini diterima masyarakat banyak berkurang.

Luthfie menjelaskan bahwa pemilihan Pulau Margarita sebagai tempat pelaksanaan KTT GNB ini dimaksudkan agar keamanan bisa terkontrol.

"Bagi pemerintahan Presiden Nicolas Maduro pelaksanaan KTT GNB ini untuk memperlihatkan pada dunia bahwa negaranya aman tidak separah yang dibayangkan," kata Luthfie.

Pulau Margarita sendiri merupakan tempat wisata yang terpisah dan relatif aman.

Pewarta: Jaka Suryo
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2016