Beijing (ANTARA News) - KTT Belt and Road yang untuk pertama kali diadakan China di Beijing selama dua hari, telah mencapai konsensus luas dan mencapai hasil yang positif, kata Presiden Xi Jinping, Senin, seperti dikutip Reuters.

Berkata kepada wartawan pada penutupan KTT itu, Xi menyebut prakarsa Belt and Road yang telah ditandatangani China adalah kerja sama yang tidak akan didasarkan kepada ideologi, melainkan berdasarkan kepada keterbukaan dan keinklusifan.

Prakarsa itu akan berjalan untuk memastikan perekonomian dunia terbuka, penyeimbangan kembali globalisasi dan bekerja ke arah liberalisasi perdagangan, kata Xi seraya menambahkan bahwa negaranya akan juga mendorong dukungan bagi pembangunan ramah lingkungan dan karbon rendah.

Xi telah memanfaatkan KTT mengenai prakarsa itu yang dihadiri para pemimpin dan pejabat puncak dunia, untuk memperkuat ambisis kepemimpinan global China setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempromosikan "America First" dan mempertanyakan kesepakatan-kesepakatan perdagangan bebas yang tengah berlaku saat ini.


Baca juga: (Jokowi hadiri pembukaan "Belt and Road Forum")

Baca juga: (Jokowi disambut Xi Jinping memasuki ruangan pembukaan BRF)

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2017