Waskita: Progres tol fungsional Batang-Semarang 90%

id tol batang-semarang,waskita karya,bambang rianto,jalur mudik,tol transjawa

Waskita: Progres tol fungsional Batang-Semarang 90%

Foto udara proyek jalan tol lintas Batang-Semarang, Jawa Tengah. (waskita.co.id)

Jakarta (ANTARA News) - Progres pembangunan jalan tol fungsional Batang-Semarang untuk menyambut arus mudik sudah mencapai 90 persen, kata Direktur Operasional II Waskita Karya, Bambang Rianto, di Works Shop Km19 Tol Cikampek, Jumat petang.

"Semua jalan sudah tersambung dan siap dilintasi kendaraan pemudik pada H-10 untuk satu jalur dua lajur," katanya saat menghadiri acara pertemuan sore untuk kampanye keselamatan (afternoon safety) yang digelar Jakarta Cikampek II Eleveted.

Ia menjelaskan dari ruas fungsional Batang-Semarang sepanjang 151 kilometer sebagian besar sudah beton rigit pavement sementara 9 kilometer masih lean concrete dan 17 kilometer sudah aspal.

Baca juga: Pengerjaan jalan tol Semarang-Batang dikebut

Selain itu, menurut dia, setiap 10 kilometer disediakan rest area yang dilengkapi mushala, toilet dan kios BBM eceran yang disediakan Pertamina.

Di jalur Pemalang-Semarang itu terdapat empat tempat istirahat di Km389, Km 407, Km418 dan Km420 serta tiga kantong parkir di Km381, Km401, dan Km442.

Terkait penyelesaian jembatan Kali Kuto pada ruas Tol Batang-Semarang ia menjelaskan, semua tenaga dikerahkan untuk menyelesaikan jembatan dengan desain pelengkung itu sehingga pada H-2 sudah bisa dilalui kendaraan mudik.

Ia mengungkapkan, kualitas jalan tol fungsional itu cukup baik dan bisa dilintasi bus penumpang ukuran besar.

"Namun, pengaturan soal kendaraan yang melintas diserahkan kepada kepolisian," katanya.

Ia mengingatkan, pemudik tetap berhati-hati karena ada empat titik pindah jalur karena ada pembebasan tanah yang belum selesai.

Pengusahaan Tol Batang-Semarang dilakukan melalui investasi PT Jasamarga Batang-Semarang dengan komposisi saham dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Pewarta : Budi Santoso
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar