Arus balik di Terminal Rajabasa Bandarlampung melonjak

id terminal rajabasa bandarlampung,arus balik

Dokumentasi Sejumlah bus jurusan Terminal Induk Rajabasa Bandarlampung-Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih antre menunggu para penumpang mudik Lebaran 1430 H/2009 M, Rabu (16/9/2009). Menurut para pengemudi kemungkinan penumpang mulai akan ramai pada Kamis dan Jumat. (FOTO ANTARA/ M.Tohamaksun/nz/09)

Bandarlampung (ANTARA News) - Jumlah pemudik yang akan pulang ke daerah asal masing-masing pada arus balik Lebaran 1439 Hijriah/2018 Masehi di Terminal Induk Rajabasa, Bandarlampung mengalami lonjakan pada Rabu dan diperkirakan akan mencapai puncak pada hari ini hingga tengah malam nanti.

"Arus balik penumpang sebenarnya mulai agak menurun dari hari-hari sebelumnya, namun hari ini mengalami lonjakan penumpang," ujar Denny Wijdan Kepala Satuan Pelayanaan Terminal Tipe A Rajabasa, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, pada hari ini sudah memberangkatkan 133 unit bus dengan jumlah penumpang 2.500 orang sampai dengan pukul 12.00 WIB. Sedangkan untuk jumlah keseluruhan akan diperbaharui setiap hari pada pukul 08.00 WIB atau pada pagi keesokan harinya.

Selain itu, pada arus balik Idul Fitri 1439 Hijriah tahun 2018, cenderung menurun dari hari biasanya dan terjadi lonjakan penumpang pada siang hari sampai malam hari ini.

"Masih banyak penumpang yang belum pulang melalui terminal ini, sekitar 50.000 penumpang lagi yang belum datang untuk melanjutkan perjalanan balik ke daerah asal masing-masing," katanya lagi.

Ia menambahkan, setiap hari Terminal Rajabasa memberangkatkan 150 sampai 170 unit bus untuk jurusan Bakauheni, Lampung Selatan dan sekitarnya.

"Bila dijumlahkan, maka hampir tiga sampai empat ribu penumpang dalam satu hari yang di berangkat melalui terminal tipe A ini," katanya lagi.

Denny menjelaskan, pada keberangkatan H-3 Lebaran tahun 2017 sebanyak 329 unit bus yaang diberangkatkan dan tahun 2018 sebanyak 284 unit bus. Sedangkan untuk penumpang pada tahun 2017 mencapai 7.715 orang penumpang, dan tahun 2018 mencapai 7.927 orang penumpang.

Bila dilihat dari stastistik ini, jumlah yang berangkat pada arus balik tahun 2018 ini mengalami kenaikan dua persen dari 2017 lalu. "Jadi tahun ini mengalami kenaikan sedikit, tidak terlalu signifikan," kata Denny pula.

Sedangkan untuk kedatangan di Terminal Rajabasa pada H+3 tahun 2017 sebanyak 400 bus dan 2018 sebanyak 402 bus. Jumlah penumpang yang datang melalui terminal ini tahun 2017 mencapai 8.876 orang penumpang, lebih rendah pada 2018 mencapai 7.563 orang penumpang.

Dari data tersebut, untuk jumlah keberangkatan pada H-3 mengalami penurunan mencapai 1-2 persen.

Denny mengatakan, puncak arus balik pada tahun ini akan terjadi padi sore hingga malam hari dan beberapa hari ke depan, walaupun libur atau cuti bersama hari Lebaran sudah berakhir hari ini.

Mengenai tingkat keamanan di terminal ini, personel TNI-Polri selalu berjaga-jaga demi keamanan dan ketertiban para penumpang yang hendak balik ke daerah asal masing-masing.

"Di sini petugas selalu bersiaga 24 jam secara bergantian, karena ini semua demi keamanan para pemudik," ujarnya lagi.

Sedangkan untuk posko kesehatan, terdapat posko Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan para pemudik dan pengendara bila merasa tidak enak badan.

Terminal Induk Rajabasa merupakan terminal bus terbesar di Provinsi Lampung dan termasuk salah satu terminal kendaraan lintas dalam provinsi Lampung maupun lintas antarprovinsi di Sumatera.

Pewarta : Budisantoso Budiman dan Emir FS
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar