Proses keimigrasian Embarkasi Surabaya terkendala pemindai biometrik

id haji, embarkasi surabaya, biometrik

Jamaah calon haji asal Kabupaten Tegal yang tergabung pada kelompok terbang 1 tiba di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (16/7/2018). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Donohudan 1439 H/2018 M menerima 359 jamaah calon haji asal Tegal untuk dikarantina sebelum diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada 17 Juli mendatang. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Surabaya (ANTARA News) - Proses keimigrasian jamaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya terkendala pemindai biometrik yang mendadak tidak terdeteksi oleh sistem Keimigrasian Negara Arab Saudi, kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Achmad Faridul Ilmi.

Saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin, ia menjelaskan pemindaian biometrik adalah proses keimigrasian yang seharusnya dilakukan saat jamaah calon haji tiba di bandara tujuan di Arab Saudi.

"Untuk pertama kalinya pada musim haji tahun ini pemindaian biometrik oleh Keimigrasian Arab Saudi dilakukan di masing-masing embarkasi keberangkatan jamaah calon haji, termasuk dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya," katanya.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya tampak mengistirahatkan jamaah calon haji, dengan mempersilahkan untuk makan siang terlebih dahulu, karena pemindai biometrik yang tersedia di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sejak pukul 14.00 WIB terpantau "ngadat".

"Ngadatnya terkendala apa, saya juga tidak begitu paham. Yang paham itu petugas dari Keimigrasian Arab Saudi. Saat ini sedang diupayakan oleh tim teknisinya agar segera beroperasi kembali," ujarnya.

Farid, yang juga menjabat Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, mengaku sudah mendapat kepastian dari petugas Keimigrasian Arab Saudi yang bertugas di Asrama Haji Embarkasi Surabaya bahwa kendala pada pemindai biometrik ini tidak akan mengganggu jadwal keberangkatan jamaah calon haji.

"Sedang diperbaiki oleh tim teknisinya, nanti pasti normal kembali," ucapnya.

Menurut dia, lebih baik jamaah calon haji berlama-lama di Tanah Air daripada di Arab Saudi jika terkendala sistem seperti ini.

"Kalau ada kendala di sini kan banyak yang membantu. Di negeri orang mereka tidak kenal siapa-siapa," katanya.

Tiga kloter awal Embarkasi Surabaya hari ini memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya, yaitu berasal dari Kabupaten Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Tiap kloter berjumlah 450 orang calon haji plus lima orang petugas haji.

Rombongan kloter 1 dan 2, yaitu dari Situbondo dan Bondowoso, sudah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan untuk kloter 3 dari Kabupaten Banyuwangi, menurut jadwal, akan menyusul tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Tiga kloter embarkasi Surabaya masuk asrama

Baca juga: Pemeriksaan imigrasi Saudi dilakukan di bandara Indonesia

 

Pewarta : Slamet Agus Sudarmojo/Hanif Nashrullah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar