Indeks PKH 2019 meningkat berdasarkan komponen keluarga

id Mensos,agus gumiwang,bansos

Indeks PKH 2019 meningkat berdasarkan komponen keluarga

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) usai penyerahan hibah 10.500 paket bantuan kebutuhan anak dari UNICEF di Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Selasa (23/10/2018) (Foto: ANTARA News/Desi Purnamawati)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan indeks bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) akan meningkat berdasarkan komponen keluarga pada 2019.

"Terkait kenaikan indeks bansos PKH dan penjadwalan pencairannya, Kemensos telah bersurat kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten/Kota untuk segera melakukan koordinasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) setempat agar dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan menugaskan SDM PKH untuk melakukan persiapan penyaluran tahap pertama," kata Mensos dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Agus menjelaskan kenaikan bansos pada 2019 terdiri dari bantuan tetap sebesar Rp550 ribu ditambah komponen yang ada di dalam setiap keluarga.

Untuk keluarga yang memiliki anak bersekolah SD maka ada tambahan bantuan Rp900 ribu, untuk SMP tambahannya Rp1,5 juta, dan SMA sebesar Rp2 juta.

Kemudian, apabila dalam keluarga tersebut ada ibu hamil atau ibu yang memiliki balita, maka indeks bantuan akan ditambah sebesar Rp2,4 juta. Sementara apabila dalam keluarga tersebut juga terdapat lansia dana tau penyandang disabilitas maka mendapat tambahan Rp2,4 juta rupiah. 

Mensos menambahkan penyaluran PKH mulai tahun depan akan dimajukan menjadi Januari dari jadwal reguler sebelumnya Februari.

Dengan pencairan bansos tahap pertama pada Januari, maka pencairan untuk tahap kedua hingga keempat akan disesuaikan waktunya yakni pencairan tahap kedua pada Maret, pencairan tahap ketiga pada Juli, dan pencairan tahap keempat pada Oktober 2019.

Baca juga: Mensos klaim perubahan Rastra ke BPNT berjalan sangat baik
Baca juga: Mensos nilai program Bansos perlu perhatian

 

Pewarta : Desi Purnamawati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar