Terminal Rajabasa mulai dipadati pemudik

id Terminal Induk Rajabasa, penumpang arus mudik, arus balik lampung, lebaran 2019,Mudik Lebaran 2019,Idul Fitri 1440H,Info Mudik,ramadhan,tradisi lebara

Suasana pemudik di Terminal Induk Rajabasa, Bandarlampung (Antara Lampung/Damiri)

Bandarlampung (ANTARA) - Terminal Induk Rajabasa Bandarlampung mulai dipadati pemudik yang datang dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni dan kawasan lainnya pada lima hari (H-5) menjelang Lebaran 2019.

"Pergerakan pemudik di terminal tipe A ini biasanya terjadi pada dini hari hingga menjelang subuh," kata Kepala Terminal Induk Rajabasa, Denny Wijdan, di Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan, berdasarkan manifes penumpang pada, Kamis (31/5) malam, dari Pelabuhan Merak jumlah penumpang mencapai 1.200 orang lebih dan diprediksi jumlah itu akan terus bertambah.

Menurut dia, puncak arus mudik di Terminal Rajabasa diperkirakan akan terus berlangsung hingga 2 Juni 2019 mendatang.

Deny menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan bus cadangan jika terjadi kekurangan armada bus saat puncak arus mudik nanti.

Kepala Terminal Rajabasa itu mengimbau kepada para pemudik agar jangan takut untuk melakukan aktivitas mudik pada malam hari karena pihaknya menjamin kondisi keamanan di terminal terbesar di Sumatera tersebut.

Selain itu, lanjut dia, aparat keamanan baik dari kepolisian dan TNI juga terus siaga guna menjaga kondisi tetap kondusif.

Para pemudik lanjutnya bisa memanfaatkan fasilitas di Terminal Rajabasa yang sudah cukup baik untuk beristirahat atau sekedar menunggu bus ke arah tujuan.

Beberapa fasilitas diantaranya, ada ruang tunggu khusus untuk ibu dan anak, selain itu ada juga posko-posko dari instansi terkait yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik.

"Kondisi di Terminal Rajabasa sudah mengalami lonjakan penumpang, mengingat prediksi kita puncak arus mudik 2019 terjadi pada 31 Mei hingga 2 Mei di terminal ini, kami prediksi ada kenaikan penumpang hingga 15 persen pada arus mudik tahun ini dibanding tahun lalu," ujar Denny Wijdan.

Berdasarkan data di posko Ditjen Hub Darat di Terminal Rajabasa, pada H-7 lalu, terdata untuk kedatangan bus AKAP ada 101 unit dan penumpang berjumlah 2.929 orang, sedangkan keberangkatan bus tercatat 101 dan penumpang 2.853 orang.

Bus AKDP yang datang tercatat sebanyak 188 dengan penumpang 2.214 orang dan keberangkatan 176 bus dan penumpang 2001 orang.

Baca juga: Jumlah penumpang KA Limex dan KA Ekspres meningkat
Baca juga: Penumpang KA Palembang-Lampung dapat takjil dan sahur gratis
Baca juga: Pemudik keluhkan bus penjemputan Dermaga V Bakauheni
Baca juga: Lampung siapkan 143 bus AKAP untuk mudik


Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar