42.383 pemudik tiba di Bandara Minangkabau selama H-7 hingga H-1

id mudik udara, bandara internasional minangkabau

Pemudik menaiki pesawat udara di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman. (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang Pariaman, Sumbar (ANTARA) - Sebanyak 42.383 pemudik tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat, sepanjang H-7 hingga H-1 atau pada 29 Mei hingga 4 Juni 2019.

"Jumlah kedatangan pemudik turun 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 59.216 orang," kata Humas PT Angkasa Pura II BIM Fendrick Sondra di Padang Pariaman, Rabu.

Ia menyampaikan puncak arus mudik di BIM terjadi pada H-4 dengan jumlah kedatangan penumpang mencapai 6.864 pemudik menggunakan 42 penerbangan.

Sementara pada H-1 atau 4 Juni 2019, jumlah pemudik yang tiba mencapai 5.597 orang.

Sebaliknya pada H-1 jumlah penumpang yang berangkat dari BIM menuju Jakarta berjumlah 1.366 orang.

Ia menyampaikan pergerakan penumpang di BIM pada Lebaran 2019 ini turun sekitar 20 persen karena kenaikan harga tiket pesawat.

BIM memiliki panjang landasan pacu 2.750 meter dan dapat didarati oleh pesawat berbadan lebar.

"Untuk kapasitas apron mampu menampung delapan pesawat parkir dalam waktu bersamaan," kata dia.

Sementara kapasitas terminal saat ini mencapai 2,7 juta penumpang per tahun walaupun pada 2017 jumlah penumpang sudah mencapai empat juta orang.

Pengelola BIM juga menyediakan enam mushala, 32 toilet dan 26 konter "check in" serta dua konter "chek in" mandiri.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan pemudik menggunakan jalur udara ke Sumatera Barat pada tahun 2019 ini berkurang dari tahun sebelumnya disebabkan harga tiket yang mahal.

“Pemudik beralih menggunakan jalur darat dan jumlah kedatangan di BIM berkurang dari tahun lalu,” katanya selepas mengunjungi pos pengamanan mudik di BIM Padang Pariaman.

Menurut dia, penurunan itu karena harga tiket pesawat udara yang tinggi sehingga pemudik enggan terbang dan memilih pulang melalui jalur darat.

Ia mengatakan meskipun jumlah penumpang berkurang di BIM membuat situasi kemananan lebih kondusif karena tidak ada calo, copet dan pungutan liar.

Baca juga: AirNav Padang siap berikan pelayanan terbaik selama mudik Lebaran

Baca juga: Padang larang kendaraan roda enam ke Air Manis saat libur Lebaran


 

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar