Cedera bahu, Djokovic tinggalkan Olimpiade Tokyo
Sabtu, 31 Juli 2021 18:47 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic tertunduk setelah dikalahkan oleh pemain Spanyol Pablo Carreno Busta dalam laga perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Sabtu (31/7/2021). ANTARA/REUTERS/Mike Segar
Jakarta (ANTARA) - Petenis nomor satu dunia dan juara Grand Slam 20 kali Novak Djokovic akan meninggalkan Olimpiade Tokyo tanpa medali untuk tiga Olimpiade berturut-turut setelah mundur dari pertandingan perebutan perunggu ganda campuran, Sabtu, karena cedera bahu, seperti dilaporkan Reuters.
Mundurnya Djokovic yang berpasangan dengan Nina Stojanovic membuat lawannya, pasangan Australia Ashleigh Barty dan John Peers, secara otomatis membawa pulang medali perunggu.
Petenis Serbia itu mengundurkan diri dari laga tersebut beberapa menit setelah kekalahannya dari Pablo Carreno Busta pada pertandingan perebutan medali perunggu di nomor tunggal putra.
Dalam pertandingan tersebut Djokovic kalah 6-4, 6-7 (6/8), 6-3 dari petenis Spanyol Carreno Busta. Ini merupakan kali pertama Djokovic kalah dalam dua pertandingan tunggal berturut-turut sejak kekalahan dari Dominic Thiem dan Roger Federer di ATP Tour Finals 2019.
Sebelumnya, Djokovic kalah dari petenis Jerman Alexander Zverev, Jumat, di semifinal tunggal putra, dan ia terpaksa mengakhiri harapannya tahun ini untuk mendapatkan 'Golden Slam', yang terdiri dari emas Olimpiade dan empat gelar juara Grand Slam.
Djokovic, yang sudah menjuarai Grand Slam Australia Open, French Open dan Wimbledon, memenangi medali perunggu tunggal putra di Beijing pada 2008. Namun setelah itu dia gagal mendapatkan tempat podium di London, Rio dan kini Tokyo.
Mundurnya Djokovic yang berpasangan dengan Nina Stojanovic membuat lawannya, pasangan Australia Ashleigh Barty dan John Peers, secara otomatis membawa pulang medali perunggu.
Petenis Serbia itu mengundurkan diri dari laga tersebut beberapa menit setelah kekalahannya dari Pablo Carreno Busta pada pertandingan perebutan medali perunggu di nomor tunggal putra.
Dalam pertandingan tersebut Djokovic kalah 6-4, 6-7 (6/8), 6-3 dari petenis Spanyol Carreno Busta. Ini merupakan kali pertama Djokovic kalah dalam dua pertandingan tunggal berturut-turut sejak kekalahan dari Dominic Thiem dan Roger Federer di ATP Tour Finals 2019.
Sebelumnya, Djokovic kalah dari petenis Jerman Alexander Zverev, Jumat, di semifinal tunggal putra, dan ia terpaksa mengakhiri harapannya tahun ini untuk mendapatkan 'Golden Slam', yang terdiri dari emas Olimpiade dan empat gelar juara Grand Slam.
Djokovic, yang sudah menjuarai Grand Slam Australia Open, French Open dan Wimbledon, memenangi medali perunggu tunggal putra di Beijing pada 2008. Namun setelah itu dia gagal mendapatkan tempat podium di London, Rio dan kini Tokyo.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dua tewas dan puluhan korban lainnya terluka akibat hujan lebat di Jepang
04 June 2023 10:23 WIB, 2023
Istri mendiang mantan PM Jepang Shinzo Abe terharu melihat lukisan karya SBY
13 May 2023 14:48 WIB, 2023
BNI jembatani kerja sama pelaku usaha Indonesia dengan Jepang melalui LCDSF
07 December 2022 19:03 WIB, 2022