Cuaca panas di Pulau Bintan capai 33,7 derajat Celsius
Selasa, 24 Mei 2022 14:34 WIB
Kapal pesiar berlabuh di perairan Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). (ANTARA/Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat cuaca panas yang terjadi di Pulau Bintan meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belakangan ini mencapai 33,7 derajat Celsius.
"Belakangan, kondisi cuaca di Pulau Bintan memang terasa cukup terik dan panas," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Hayu Nur Mahron di Tanjungpinang, Selasa.
Ia mengungkapkan cuaca panas saat ini normal terjadi pada pertengahan hingga akhir bulan Mei, akibat kondisi awan di wilayah Pulau Bintan yang cukup rendah ditambah kelembaban udara yang tinggi.
Kondisi itu juga diperparah dengan angin yang bertiup minim disertai uap panas air laut yang meluap, karena wilayah Pulau Bintan berada di kawasan pesisir.
"Dengan kondisi ini, jika suhu panas mencapai 33 derajat Celsius dan kelembaban udara 70 persen saja, maka hawa panas yang terasa bisa mencapai pada angka 40 derajat Celsius," ungkapnya.
Kondisi angin dan gelombang saat ini, lanjutnya, masih aman, sedangkan kecepatan angin cukup rendah, berkisar enam knot atau 5-20 kilometer per jam.
Tinggi gelombang masih kategori rendah mencapai 0,5-1,3 meter. Namun, pada akhir Mei 2022 diprediksi gelombang akan naik mencapai ketinggian dua meter atau kategori sedang.
Ia juga menyebut pada bulan Juni hingga Agustus 2022, kondisi cuaca panas tidak akan seterik sekarang, namun tergantung kondisi awan dan angin yang terjadi ke depan.
Pada bulan-bulan tersebut, lanjut dia, potensi hujan juga akan berkurang. Kalaupun terjadi hujan, diprediksi intensitasnya cukup ringan dan skalanya lokal.
"Belakangan, kondisi cuaca di Pulau Bintan memang terasa cukup terik dan panas," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Hayu Nur Mahron di Tanjungpinang, Selasa.
Ia mengungkapkan cuaca panas saat ini normal terjadi pada pertengahan hingga akhir bulan Mei, akibat kondisi awan di wilayah Pulau Bintan yang cukup rendah ditambah kelembaban udara yang tinggi.
Kondisi itu juga diperparah dengan angin yang bertiup minim disertai uap panas air laut yang meluap, karena wilayah Pulau Bintan berada di kawasan pesisir.
"Dengan kondisi ini, jika suhu panas mencapai 33 derajat Celsius dan kelembaban udara 70 persen saja, maka hawa panas yang terasa bisa mencapai pada angka 40 derajat Celsius," ungkapnya.
Kondisi angin dan gelombang saat ini, lanjutnya, masih aman, sedangkan kecepatan angin cukup rendah, berkisar enam knot atau 5-20 kilometer per jam.
Tinggi gelombang masih kategori rendah mencapai 0,5-1,3 meter. Namun, pada akhir Mei 2022 diprediksi gelombang akan naik mencapai ketinggian dua meter atau kategori sedang.
Ia juga menyebut pada bulan Juni hingga Agustus 2022, kondisi cuaca panas tidak akan seterik sekarang, namun tergantung kondisi awan dan angin yang terjadi ke depan.
Pada bulan-bulan tersebut, lanjut dia, potensi hujan juga akan berkurang. Kalaupun terjadi hujan, diprediksi intensitasnya cukup ringan dan skalanya lokal.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG imbau sejumlah wilayah indonesia berpotensi diterpa suhu udara tinggi pada 2026
23 December 2025 14:03 WIB
Gunung Semeru luncurkan awan panas disertai getaran banjir pada Minggu sore
10 November 2024 18:07 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB