Pelatih UEA sentil kualitas rumput lapangan Stadion Pakansari Bogor
Kamis, 6 Oktober 2022 6:42 WIB
Sejumlah pesepak bola Timnas U-17 Indonesia melakukan selebrasi kemenangan setelah mengalahkan Timnas U-17 Uni Emirat Arab dalam laga kualifikasi Grup B Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/10/2022). Indonesia menang dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.
Bogor, Jawa Barat (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-17 Uni Emirat Arab (UEA) Alberto Gonzalez menyentil kualitas rumput lapangan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, usai timnya kalah dari Indonesia dengan skor 2-3 pada laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Rabu (5/10) malam.
"Kondisi lapangan yang dipakai dua pertandingan dalam satu hari, di tengah cuaca yang sering hujan, tentu tidak menguntungkan bagi tim yang bermain dengan penguasaan bola," kata Alberto setelah pertandingan usai.
Menurut dia, rumput yang tidak merata di lapangan membuat timnas U-17 UEA sulit mengembangkan permainan. TPadahal mereka mau mendominasi pertandingan dengan operan-operan pendek.
Alberto mengatakan, UEA bisa saja bermain dengan umpan lambung langsung ke depan dengan kondisi lapangan yang demikian. Akan tetapi, mereka tidak melakukannya.
"Hal itu karena kami terus mencoba mengendalikan pertandingan dengan cara kami meski lapangan tak menguntungkan. Kami merekomendasikan kepada AFC agar memerhatikan kualitas rumput pada kompetisi-kompetisi berikutnya," kata Alberto.
Sebelumnya, dia juga menyatakan hal serupa selepas menghadapi Palestina pada Senin (3/10).
Ketika itu, pertandingan sempat dihentikan sejenak karena hujan deras membuat lapangan tergenang. Akibatnya, bola tidak dapat bergulir dengan mulus.
Meski demikian, UEA mampu mengatasi situasi dan menang dengan skor 4-3.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelatih UEA sentil kualitas rumput Stadion Pakansari
"Kondisi lapangan yang dipakai dua pertandingan dalam satu hari, di tengah cuaca yang sering hujan, tentu tidak menguntungkan bagi tim yang bermain dengan penguasaan bola," kata Alberto setelah pertandingan usai.
Menurut dia, rumput yang tidak merata di lapangan membuat timnas U-17 UEA sulit mengembangkan permainan. TPadahal mereka mau mendominasi pertandingan dengan operan-operan pendek.
Alberto mengatakan, UEA bisa saja bermain dengan umpan lambung langsung ke depan dengan kondisi lapangan yang demikian. Akan tetapi, mereka tidak melakukannya.
"Hal itu karena kami terus mencoba mengendalikan pertandingan dengan cara kami meski lapangan tak menguntungkan. Kami merekomendasikan kepada AFC agar memerhatikan kualitas rumput pada kompetisi-kompetisi berikutnya," kata Alberto.
Sebelumnya, dia juga menyatakan hal serupa selepas menghadapi Palestina pada Senin (3/10).
Ketika itu, pertandingan sempat dihentikan sejenak karena hujan deras membuat lapangan tergenang. Akibatnya, bola tidak dapat bergulir dengan mulus.
Meski demikian, UEA mampu mengatasi situasi dan menang dengan skor 4-3.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelatih UEA sentil kualitas rumput Stadion Pakansari
Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertandingan kualifikasi Piala Asia U-17 di Stadion Pakansari Bogor digelar tanpa penonton di stadion
03 October 2022 16:00 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Hasil Piala FA: Liverpool, Manchester City, dan Chelsea ke fase selanjutnya
15 February 2026 6:20 WIB
Bek Federico Barba optimistis Persib Bandung balas kekalahan dari Ratchaburi
13 February 2026 13:54 WIB