Kupang (ANTARA) - Wakil Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Imran Duru (66) meninggal di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Ahad, diduga akibat serangan jantung setelah jatuh di kamar Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

"Wakil Bupati Imran Duru sebelumnya jatuh dalam kamar hotel, sehingga dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto. Namun, baru lima menit berada di rumah sakit, beliau meninggal dunia," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Sony O. Alelang saat dikonfirmasi ANTARA dari Kupang, NTT, Ahad.

Sony mengatakan Imran Duru berada di Jakarta sejak Kamis (4/5) untuk menghadiri undangan dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri menghadiri "Peluncuran dan Dialektika Buku Etika Pemerintahan" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Rencananya, kata Sony, Imran Duru akan pulang ke Alor melalui Kupang pada Senin dini hari (8/5).

Sebelumnya, Ahad pagi, Sony mengatakan Imran Duru sempat lari-lari pagi di sekitar hotel. Usai berolahraga, Imran kemudian masuk ke kamarnya lalu meminta ajudan membuka TV di dalam kamar hotel.

"Setelah ajudan membuka TV lalu keluar kamar hotel, beberapa saat kemudian terdengar suara orang terjatuh dari dalam kamar; sehingga beberapa petugas hotel membuka kamar dan menemukan Wakil Bupati Imran Duru sudah dalam posisi tergeletak di lantai. Ajudan dan beberapa petugas hotel langsung membawa Imran ke RSPAD Gatot Soebroto dan sekitar lima menit di ruangan IGD, beliau meninggal," jelas Sony.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wakil Bupati Alor meninggal di Jakarta akibat serangan jantung

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2024