Pemkab Natuna bakal bangun SMP baru di Bunguran Timur
Sabtu, 21 Oktober 2023 15:42 WIB
SMP N 1 Bunguran Timur. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna Kepulauan Riau bakal membangun Sekolah Menegah Pertama (SMP) baru di kawasan padat penduduk di Kecamatan Bunguran Timur.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Natuna Indra Joni di Natuna, Sabtu mengatakan sekolah tersebut direncanakan akan dibangun pada 2024 mendatang.
"Tahun ini, kita bebaskan lahan untuk sekolahnya, kurang lebih satu hektare," ucapnya.
Ia menjelaskan penambahan sekolah tersebut perlu dilakukan sebab SMP di wilayah itu sudah tidak bisa lagi menampung siswa baru akibat jumlah anak yang yang menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di wilayah terus bertambah.
"Tahun lalu yang mendaftar di SMP 1 (Bunguran Timur) sebanyak sembilan lokal, kapasitas cuman tujuh lokal, tapi bisa juga dipenuhi delapan lokal, satu lokal lagi ke SMP lain," jelas Joni.
Ia menyebut kondisi demikian sangat memprihatinkan jika dibiarkan akan berdampak pada dunia pendidikan di Natuna, dan
mengakibatkan proses pembelajaran tidak efektif karena terlalu banyak siswa pada setiap kelas.
Ia menyebut nantinya lahan satu hektare di Ranai Darat itu akan dibangun sarana dan prasarana secara bertahap.
"Anggaran perencanaan fisik dan pengawasan yang kita usulkan sebesar Rp 2,2 miliar," ungkap Joni.
Ia menyebut nantinya sekolah itu akan diberi nama SMP 4 sebab di Kecamatan Bunguran Timur sudah ada tiga SMP.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Natuna Indra Joni di Natuna, Sabtu mengatakan sekolah tersebut direncanakan akan dibangun pada 2024 mendatang.
"Tahun ini, kita bebaskan lahan untuk sekolahnya, kurang lebih satu hektare," ucapnya.
Ia menjelaskan penambahan sekolah tersebut perlu dilakukan sebab SMP di wilayah itu sudah tidak bisa lagi menampung siswa baru akibat jumlah anak yang yang menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di wilayah terus bertambah.
"Tahun lalu yang mendaftar di SMP 1 (Bunguran Timur) sebanyak sembilan lokal, kapasitas cuman tujuh lokal, tapi bisa juga dipenuhi delapan lokal, satu lokal lagi ke SMP lain," jelas Joni.
Ia menyebut kondisi demikian sangat memprihatinkan jika dibiarkan akan berdampak pada dunia pendidikan di Natuna, dan
mengakibatkan proses pembelajaran tidak efektif karena terlalu banyak siswa pada setiap kelas.
Ia menyebut nantinya lahan satu hektare di Ranai Darat itu akan dibangun sarana dan prasarana secara bertahap.
"Anggaran perencanaan fisik dan pengawasan yang kita usulkan sebesar Rp 2,2 miliar," ungkap Joni.
Ia menyebut nantinya sekolah itu akan diberi nama SMP 4 sebab di Kecamatan Bunguran Timur sudah ada tiga SMP.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
110 siswa SMP dan SMA di Purworejo dibawa ke puskesmas diduga keracunan MBG
03 October 2025 15:12 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB