DPRD Karimun Minta Polisi Tangkap Penimbun Sembako
Senin, 1 Agustus 2011 20:12 WIB
Karimun (ANTARA News) - Komisi A DPRD Karimun yang membidangi hukum, meminta aparat Polisi Resor Karimun untuk menangkap dan menindak secara tegas oknum yang berani melakukan penimbunan sembilan kebutuhan pokok di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
"Kami tidak menginginkan ada oknum pengusaha atau distributor bahan pangan yang menjadikan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri sebagai momen untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang salah," ucap anggota Komisi A DPRD Karimun, Zulfikar, di Gedung DPRD Karimun, Senin.
Zulfikar mengingatkan bagi para oknum yang berani melakukan penimbunan dapat dijerat dengan sanksi pidana.
"Sanksi itu tertera pada UU Darurat No 7 tahun 1955, untuk itu kami mengharapkan aparat Polres Karimun agar secara gigih melakukan pemantauan ke seluruh gudang sembako yang terdapat di wilayah Kabupaten Karimun," katanya.
Dia menjelaskan, pemantauan secara maksimal itu, untuk memastikan jangan sampai ada pengusaha maupun distributor yang tergoda meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang salah.
"Walau memasuki hari pertama Ramadan belum ada gejolak kelangkaan sembako di Karimun, fakta tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengendurkan tugas pemantauan," jelasnya.
Pada kesempatan itu dia juga mengharapkan, pada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Karimun, agar jangan sampai kebobolan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako secara siginifikan pada bulan Ramadan dan Idul Fitri.
"Bila terjadi lonjakan harga secara signifikan, segera lakukan operasi pasar murah," harapnya.
Sedangkan bagi masyarakat, yang menemukan indikasi penimbunan dan kenaikan harga secara signifikan, untuk tidak segan memberitahukan kepada dinas terkait.
"Pemberitahuan itu juga ditembuskan pada kami, untuk memudahkan kami melakukan pemantauan dan memastikan oknum pengusaha maupun distributor yang melakukan pelanggaran dijerat dengan sanksi pidana oleh penegak hukum," ujarnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Karimun, Sudarmadi, memastikan bahwa selama Ramadan dan Idul Fitri mendatang stok kebutuhan sembako Karimun aman.
"Berdasarkan pengamatan kami, stok sembako di Karimun hingga Idul Fitri mendatang masih aman," ucapnya.
(ANT-HAM/I007/Btm3)
"Kami tidak menginginkan ada oknum pengusaha atau distributor bahan pangan yang menjadikan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri sebagai momen untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang salah," ucap anggota Komisi A DPRD Karimun, Zulfikar, di Gedung DPRD Karimun, Senin.
Zulfikar mengingatkan bagi para oknum yang berani melakukan penimbunan dapat dijerat dengan sanksi pidana.
"Sanksi itu tertera pada UU Darurat No 7 tahun 1955, untuk itu kami mengharapkan aparat Polres Karimun agar secara gigih melakukan pemantauan ke seluruh gudang sembako yang terdapat di wilayah Kabupaten Karimun," katanya.
Dia menjelaskan, pemantauan secara maksimal itu, untuk memastikan jangan sampai ada pengusaha maupun distributor yang tergoda meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang salah.
"Walau memasuki hari pertama Ramadan belum ada gejolak kelangkaan sembako di Karimun, fakta tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengendurkan tugas pemantauan," jelasnya.
Pada kesempatan itu dia juga mengharapkan, pada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Karimun, agar jangan sampai kebobolan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako secara siginifikan pada bulan Ramadan dan Idul Fitri.
"Bila terjadi lonjakan harga secara signifikan, segera lakukan operasi pasar murah," harapnya.
Sedangkan bagi masyarakat, yang menemukan indikasi penimbunan dan kenaikan harga secara signifikan, untuk tidak segan memberitahukan kepada dinas terkait.
"Pemberitahuan itu juga ditembuskan pada kami, untuk memudahkan kami melakukan pemantauan dan memastikan oknum pengusaha maupun distributor yang melakukan pelanggaran dijerat dengan sanksi pidana oleh penegak hukum," ujarnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Karimun, Sudarmadi, memastikan bahwa selama Ramadan dan Idul Fitri mendatang stok kebutuhan sembako Karimun aman.
"Berdasarkan pengamatan kami, stok sembako di Karimun hingga Idul Fitri mendatang masih aman," ucapnya.
(ANT-HAM/I007/Btm3)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD-Pemkot Batam sepakati rancangan KUA/PPAS APBD Batam 2027 sebesar Rp4,8 T
15 August 2026 14:10 WIB
Rancangan APBD Bintan 2027 fokus pada peningkatan kesejahteraan dan produktivitas daerah
16 July 2026 21:58 WIB
Pemprov Kepri tidak beri bantuan hukum ASN tersangka penggelapan tiket Pesparawi
14 July 2026 19:03 WIB
KPK sita 12.000 dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing Juprizal terkait kasus suap
09 July 2026 11:43 WIB