Batam (ANTARA Kepri) - Asosiasi Pengusaha Indonesia Kepulauan Riau belum menerima keluhan dari pengusaha terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sudah terjadi sekitar dua minggu.

"Kami belum terima laporan dampak kelangkaan solar terhadap perusahaan-perusahaan di Batam," kata Ketua Apindo Kepri, Cahya, di Batam, Senin.

Walaupun belum menerima keluhan, kata Cahya, pihaknya akan menemui Pertamina untuk miminta penjelasan terkait kelangkaan BBM yang terjadi.

"Kami akan segera menemui Pertamina untuk meminta penjelasan," tambah dia.

Cahya berharap, kelangkaan BBM yang terjadi di Batam segera bisa diatasi agar tidak menganggu kegiatan industri dan menimnulkan efek yang luas.

"Kita semua pasti berharap kelangkaan ini segera teratasi agar tidak mengganggu perekonomian," ucap Cahya.

Selain solar yang sudah mulai langka sejak dua minggu yang lalu, dua hari terakhir ini premium dan pertamax juga mulai susah didapat.

Hampir seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum di kawasan Batuaji dan Sagulung tutup karena tidak ada pasokan BBM lagi, sementara di SPBU Batam Centre, Jodoh-Nagoya, dan Batu Ampar terjadi kelangkaan solar dan premium.

(pso-292/A027)