Klasemen Olimpiade Paris : China berada di puncak
Sabtu, 3 Agustus 2024 11:22 WIB
Perenang putri Australia Kaylee McKeown menumpahkan kegembiraannya telah menjuarai nomor 100m gaya punggung putri dalam Olimpiade Paris 2024 di Paris La Defense Arena di Nanterre, Paris, Selasa (30/7/2024). ANTARA/AFP/Jonathan Nackstrand/am.
Jakarta (ANTARA) - China masih berada di puncak klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Paris 2024 dan masih terus dibayangi tuan rumah Prancis.
Dilansir dari laman Olimpiade Paris 2024, Sabtu, hingga pukul 10.00 WIB, China masih memimpin perolehan medali usai menambah perolehan dua emas pada hari sebelumnya. Kini China menempati posisi puncak dengan mengamankan 13 emas, sembilan perak dan sembilan perunggu.
Posisi kedua ditempati oleh Prancis yang naik signifikan menggeser Amerika Serikat. Berstatus sebagai tuan rumah, Prancis kini mengamankan 11 medali emas, 13 medali perak dan 16 medali perunggu.
Di posisi ketiga, Australia yang telah mengamankan 11 medali hanya kalah perolehan perak atas Prancis. Australia kini mengamankan 11 medali emas, enam perak dan lima perunggu. Lalu disusul oleh Amerika Serikat yang turun ke posisi keempat dengan mengoleksi sembilan emas, 18 perak dan 16 perunggu.
Inggris menempati posisi kelima dengan mengoleksi sembilan medali emas, sepuluh perak dan delapan perunggu. Lalu peringkat keenam ditempati oleh Jepang yang turun satu tingkat digeser oleh Inggris usai hanya mampu menambah satu perak, kini negeri Matahari tersebut mengamankan delapan emas, empat perak dan enam perunggu.
Korea Selatan tidak beranjak dari peringkat ketujuh meski memperoleh satu tambahan emas dari panahan. Negeri Ginseng tersebut kini mengamankan tujuh medali emas, lima perak dan empat perunggu. Disusul oleh Italia yang berada di peringkat kedelapan dengan mengamankan lima emas, delapan perak dan empat perunggu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Klasemen Olimpiade : China berada di puncak dan dibayangi Prancis
Dilansir dari laman Olimpiade Paris 2024, Sabtu, hingga pukul 10.00 WIB, China masih memimpin perolehan medali usai menambah perolehan dua emas pada hari sebelumnya. Kini China menempati posisi puncak dengan mengamankan 13 emas, sembilan perak dan sembilan perunggu.
Posisi kedua ditempati oleh Prancis yang naik signifikan menggeser Amerika Serikat. Berstatus sebagai tuan rumah, Prancis kini mengamankan 11 medali emas, 13 medali perak dan 16 medali perunggu.
Di posisi ketiga, Australia yang telah mengamankan 11 medali hanya kalah perolehan perak atas Prancis. Australia kini mengamankan 11 medali emas, enam perak dan lima perunggu. Lalu disusul oleh Amerika Serikat yang turun ke posisi keempat dengan mengoleksi sembilan emas, 18 perak dan 16 perunggu.
Inggris menempati posisi kelima dengan mengoleksi sembilan medali emas, sepuluh perak dan delapan perunggu. Lalu peringkat keenam ditempati oleh Jepang yang turun satu tingkat digeser oleh Inggris usai hanya mampu menambah satu perak, kini negeri Matahari tersebut mengamankan delapan emas, empat perak dan enam perunggu.
Korea Selatan tidak beranjak dari peringkat ketujuh meski memperoleh satu tambahan emas dari panahan. Negeri Ginseng tersebut kini mengamankan tujuh medali emas, lima perak dan empat perunggu. Disusul oleh Italia yang berada di peringkat kedelapan dengan mengamankan lima emas, delapan perak dan empat perunggu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Klasemen Olimpiade : China berada di puncak dan dibayangi Prancis
Pewarta : Fajar Satriyo
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klasemen medali Olimpiade Paris: China geser AS di puncak, Indonesia posisi 37
11 August 2024 12:36 WIB, 2024
Australia pimpin klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Paris 2024
28 July 2024 12:45 WIB, 2024
Pj Gubernur: Peraih emas Olimpade 2024 Rizki Juniansyah putra terbaik Banten
14 August 2024 11:19 WIB, 2024
Kejutan untuk peraih medali emas Olimpiade Paris saat tiba di Indonesia
14 August 2024 7:10 WIB, 2024