DPRD Karimun Jaring Aspirasi Masyarakat
Rabu, 14 Maret 2012 20:26 WIB
Karimun (ANTARA Kepri) - Seluruh anggota DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dijadwalkan turun ke sembilan kecamatan untuk menjaring aspirasi masyarakat sebagai masukan dalam menyusun APBD Perubahan 2012 selama masa reses.
"Penjaringan aspirasi masyarakat selama reses selama sepekan dilaksanakan per daerah pemilihan (dapil). Panitia kegiatan ini sudah kami bentuk dan jadwalnya disusun masing-masing anggota dewan di setiap dapil," kata Ketua DPRD Karimun Raja Bakhtiar di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Raja Bakhtiar mengatakan penjaringan aspirasi fokus pada masukan dari masyarakat yang kemudian dituangkan dalam APBD Perubahan 2012 yang pembahasannya sudah dimulai pada pertengahan tahun.
Selain itu, kata dia, masukan yang diperoleh selama reses juga akan dijadikan acuan dalam pembahasan APBD murni 2013 yang mulai dibahas pada Oktober 2012.
"Hasil penjaringan aspirasi masyarakat ini paling tidak untuk penyesuaian dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan pemerintah daerah," ucapnya.
Dia mengatakan aspirasi yang ditampung para legislator di daerah pemilihannya tidak mengurangi fungsi Musrenbang sebagai sarana penyusunan rencana pembangunan yang dituangkan dalam APBD.
"Hasil musrenbang tidak akan hilang, justru hasil reses yang kemungkinan tidak tertampung," lanjut dia.
Dia mengakui penjaringan aspirasi yang dilakukan tidak pernah lepas dari kepentingan politik. Namun demikian, aspirasi yang berlatar belakang kepentingan politik itu harus seimbang dengan kebutuhan masyarakat.
"Di satu sisi wakil rakyat tentu menjaring aspirasi berlatar politik, namun di sisi lain kebutuhan pembangunan masyarakat juga diperhatikan. Jadi antara aspirasi berlatar 'need' dengan berlatar 'interest' harus seimbang," tambahnya.
Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Jamaluddin yang berasal dari dapil Meral-Tebing mengatakan penjaringan aspirasi masyarakat pada dapil tersebut dimulai hari ini.
"Seluruh anggota dewan dari dapil Meral-Tebing sepakat untuk mengadakan pertemuan dengan masyarakat di beberapa daerah di Kecamatan Meral dan Tebing," ucapnya.
Dia berharap penjaringan aspirasi tersebut dapat mengungkap kebutuhan pembangunan yang belum terangkum dalam Musrenbang.
"Masyarakat kami harapkan memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di daerahnya," katanya.
DPRD Karimun yang terdiri atas 30 legislator terbagi dalam empat dapil, yaitu dapil Karimun-Buru, dapil Meral-Tebing, dapil Kundur dan dapil Moro-Durai.
(KR-RDT/E010)
"Penjaringan aspirasi masyarakat selama reses selama sepekan dilaksanakan per daerah pemilihan (dapil). Panitia kegiatan ini sudah kami bentuk dan jadwalnya disusun masing-masing anggota dewan di setiap dapil," kata Ketua DPRD Karimun Raja Bakhtiar di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Raja Bakhtiar mengatakan penjaringan aspirasi fokus pada masukan dari masyarakat yang kemudian dituangkan dalam APBD Perubahan 2012 yang pembahasannya sudah dimulai pada pertengahan tahun.
Selain itu, kata dia, masukan yang diperoleh selama reses juga akan dijadikan acuan dalam pembahasan APBD murni 2013 yang mulai dibahas pada Oktober 2012.
"Hasil penjaringan aspirasi masyarakat ini paling tidak untuk penyesuaian dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan pemerintah daerah," ucapnya.
Dia mengatakan aspirasi yang ditampung para legislator di daerah pemilihannya tidak mengurangi fungsi Musrenbang sebagai sarana penyusunan rencana pembangunan yang dituangkan dalam APBD.
"Hasil musrenbang tidak akan hilang, justru hasil reses yang kemungkinan tidak tertampung," lanjut dia.
Dia mengakui penjaringan aspirasi yang dilakukan tidak pernah lepas dari kepentingan politik. Namun demikian, aspirasi yang berlatar belakang kepentingan politik itu harus seimbang dengan kebutuhan masyarakat.
"Di satu sisi wakil rakyat tentu menjaring aspirasi berlatar politik, namun di sisi lain kebutuhan pembangunan masyarakat juga diperhatikan. Jadi antara aspirasi berlatar 'need' dengan berlatar 'interest' harus seimbang," tambahnya.
Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Jamaluddin yang berasal dari dapil Meral-Tebing mengatakan penjaringan aspirasi masyarakat pada dapil tersebut dimulai hari ini.
"Seluruh anggota dewan dari dapil Meral-Tebing sepakat untuk mengadakan pertemuan dengan masyarakat di beberapa daerah di Kecamatan Meral dan Tebing," ucapnya.
Dia berharap penjaringan aspirasi tersebut dapat mengungkap kebutuhan pembangunan yang belum terangkum dalam Musrenbang.
"Masyarakat kami harapkan memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di daerahnya," katanya.
DPRD Karimun yang terdiri atas 30 legislator terbagi dalam empat dapil, yaitu dapil Karimun-Buru, dapil Meral-Tebing, dapil Kundur dan dapil Moro-Durai.
(KR-RDT/E010)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD-Pemkot Batam sepakati rancangan KUA/PPAS APBD Batam 2027 sebesar Rp4,8 T
15 August 2026 14:10 WIB
Rancangan APBD Bintan 2027 fokus pada peningkatan kesejahteraan dan produktivitas daerah
16 July 2026 21:58 WIB
Pemprov Kepri tidak beri bantuan hukum ASN tersangka penggelapan tiket Pesparawi
14 July 2026 19:03 WIB
KPK sita 12.000 dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing Juprizal terkait kasus suap
09 July 2026 11:43 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB
Atraksi drone perjalanan Indonesia warnai langit di Bundaran HI di perayaan HUT RI
18 August 2026 7:10 WIB