
Wamendagri: Pelayanan publik Batam harus ditingkatkan

Batam (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebut perkembangan Kota Batam, Kepulauan Riau, perlu diimbangi dengan peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik dasar, mulai dari air bersih, jalan, transportasi publik hingga pengelolaan sampah.
“Saya lihat tantangan Kota Batam ini adalah bagaimana perkembangan kota ini diimbangi dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang mendasar. Air bersih penting, jalan-jalan yang memadai juga penting,” kata Bima Arya di Batam, Jumat.
Ia menilai perkembangan Batam yang semakin pesat perlu diikuti perencanaan infrastruktur yang mampu mengantisipasi kebutuhan masyarakat ke depan.
“Pembangunan itu harus disesuaikan dengan infrastruktur dan pelayanan publik. Akhir-akhir ini saya di Batam dan beberapa sudut tertentu mengalami kemacetan. Saya pikir apakah memang karena ada pembangunan jalan atau memang kondisinya seperti ini,” ujarnya.
Selain infrastruktur dasar, Bima menyoroti kebutuhan Batam untuk memperkuat transportasi publik.
Menurut dia, pembangunan kota harus sejak awal memperhitungkan sistem transportasi agar tidak mengalami persoalan ke depan. Ia mencontohkan Jakarta yang kini memiliki sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi melalui MRT, LRT dan TransJakarta.
“Sekarang lebih nyaman naik transportasi publik kemana-mana yang terintegrasi. Batam jangan sampai terlambat,” katanya.
Wamen Bima menyebut air bersih, sampah, transportasi publik dan laju migrasi sebagai sejumlah tantangan utama yang perlu dimitigasi.
“Kalau itu bisa dijawab dan dimitigasi, maka Kota Batam akan menjadi salah satu kota termaju di Indonesia,” katanya.
Di sisi lain, ia mengingatkan pembangunan Batam sebagai kota metropolitan tetap harus mempertahankan identitas daerah.
“Jangan sampai kota Batam ini berkembang menjadi kota metropolitan tanpa identitas. Kultur Melayu, adat Melayu ini harus dimuliakan di sini dan selaras dengan desain tata kota di Batam,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan persoalan sampah dan air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pengelolaan sampah, kata dia, sudah menunjukkan perkembangan, sementara persoalan air bersih masih perlu dicarikan formula penyelesaian.
“Pipa-pipa kita usianya sudah 50 tahun. Ini bersinggungan dengan pembangunan infrastruktur. Tapi kami kira ini tidak ada masalah, justru ini menjadi momentum untuk peremajaan,” kata Amsakar.
Ia menambahkan pembenahan jaringan perpipaan akan dilakukan seiring dengan pengembangan dan pengelolaan waduk untuk memperkuat pelayanan air bersih di Batam.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamendagri sebut pelayanan publik Batam harus ditingkatkan
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
