Bintan (ANTARA Kepri) - Pembangunan bandara khusus untuk wisatawan mancanegara di Busung, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau segera dilakukan untuk mempermudah wisatawan asing yang berkunjung ke Kawasan Wisata Terpadu Lagoi.

"Rencananya Mei 2012 ditargetkan sudah peletakan batu pertama untuk pembangunan Bandara Busung," kata Direktur PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Frans Gunara di Lagoi, Bintan, Kamis.

Frans mengatakan, pembangunan ditargetkan selesai dalam jangka waktu tiga tahun.

"Izin penggunaan lahan dan izin pembangunan dari Kementerian Perhubungan sudah ada, sekarang hanya tinggal pembangunan," ujarnya.

Menurut Frans, panjang landasan yang akan dibangun mencapai 2.600 meter sehingga dapat didarati semua jenis pesawat.

Frans mengatakan, dengan adanya bandara tersebut wisatawan asing dari Phuket, Thailand, Malaysia dan sejumlah tempat wisata lainnya bisa langsung ke Lagoi, tidak singgah dulu ke Singapura seperti biasanya.

"Targetnya bukan untuk wisman yang melakukan perjalanan panjang, tetapi wisman yang berada di daerah wisata lainnya seperti di Phuket, Malaysia dan lainnya," ujar Frans.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Sani juga meminta pihak BRC sebagai pengelola Kawasan Wisata Terpadu Lagoi untuk menggesa pembangunan Badara Busung, agar wisatawan lebih lama tinggal di Bintan.

"Saya berharap Bandara Busung bisa segera dibangun, agar wisman lebih lama menginap di Lagoi, tidak singgah dulu ke Singapura. Singapura dapat dua malam dari wisman yang menginap, sementara di Lagoi hanya satu malam jika tidak ada bandara," kata Sani.

Sani mengatakan, dengan adanya Bandara Busung juga diharapkan lebih meningkatkan kunjungan wisata ke Kepri, khususnya Lagoi.

"Kepri nomor tiga jumlah kunjungan wisman setelah Bali, saya berharap sektor pariwisata di Kepri semakin berkembang agar bisa membantu pembangunan sektor perekonomian lainnya," ujar Sani.

(KR-HKY/S025)

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026