Kapal Barang Terbakar di Macobar Batam
Minggu, 6 Mei 2012 18:35 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - KM Omega GT 135 bernomor lambung 240 dengan muatan 150 ton bahan kebutuhan pokok dan lima sepeda motor baru senilai Rp1 miliar lebih terbakar di Pelabuhan Macobar Batuampar, Kota Batam, Minggu.
"Mesin bagian belakang bocor sehingga mengakibatkan kebakaran," kata nakhoda Suhendri di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, api pertama kali nampak dari bagian belakang kapal kayu yang mengalami kebocoran mesin dan dalam sekejap menjalar pada seluruh bagian.
"Asap tebal langsung mengepul dan dalam sesaat api melalap seluruh bagian kapal" kata dia.
Saat kejadian, kata dia, ia dan tujuh anak buah kapal (ABK) yang tengah berada di dalam langsung berupaya menyelamatkan diri dengan meminta pertolongan kapal lain yang bersandar.
Suhendri mengatakan, kapal pemadam kebakaran milik polisi dan lima mobil pemadam dari Badan Pengusahaan Batam tidak mampu menjinakkan api.
"Seluruh muatan kapal tersebut tidak ada lagi yang bisa diselamatkan termasuk lima motor milik PT Pos Indonesia yang akan dikirim ke Pekanbaru," kata dia.
Suhendri mengatakan, kapal tersebut sudah bersandar di dermaga Macobar sejak sekitar 20 hari lalu dan segera berlayar ke Pekanbaru, Riau.
"Rencananya kami akan berlayar, namun kapal malah terbakar," kata Suhendri.
Kebakaran tersebut membuat beberapa pemilik kapal yang kebetulan tengah bersandar pada dermaga tersebut panik dan berupaya menjauhkan kapal agar tidak ikut terbakar. Kegaduhan sempat terjadi di lokasi saat beberapa kapal berupaya keluar dari dermaga.
Saat ini, lokasi sekitar kebakaran diberi garis polisi dan warga dilarang mendekati lokasi tersebut. (KR-LNO/N002)
Editor: Rusdianto
"Mesin bagian belakang bocor sehingga mengakibatkan kebakaran," kata nakhoda Suhendri di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, api pertama kali nampak dari bagian belakang kapal kayu yang mengalami kebocoran mesin dan dalam sekejap menjalar pada seluruh bagian.
"Asap tebal langsung mengepul dan dalam sesaat api melalap seluruh bagian kapal" kata dia.
Saat kejadian, kata dia, ia dan tujuh anak buah kapal (ABK) yang tengah berada di dalam langsung berupaya menyelamatkan diri dengan meminta pertolongan kapal lain yang bersandar.
Suhendri mengatakan, kapal pemadam kebakaran milik polisi dan lima mobil pemadam dari Badan Pengusahaan Batam tidak mampu menjinakkan api.
"Seluruh muatan kapal tersebut tidak ada lagi yang bisa diselamatkan termasuk lima motor milik PT Pos Indonesia yang akan dikirim ke Pekanbaru," kata dia.
Suhendri mengatakan, kapal tersebut sudah bersandar di dermaga Macobar sejak sekitar 20 hari lalu dan segera berlayar ke Pekanbaru, Riau.
"Rencananya kami akan berlayar, namun kapal malah terbakar," kata Suhendri.
Kebakaran tersebut membuat beberapa pemilik kapal yang kebetulan tengah bersandar pada dermaga tersebut panik dan berupaya menjauhkan kapal agar tidak ikut terbakar. Kegaduhan sempat terjadi di lokasi saat beberapa kapal berupaya keluar dari dermaga.
Saat ini, lokasi sekitar kebakaran diberi garis polisi dan warga dilarang mendekati lokasi tersebut. (KR-LNO/N002)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR berhasil selamatkan 3 orang kru kapal yang tenggelam di Perairan Bombana
14 September 2026 16:11 WIB
Helikopter Basarnas berhasil evakuasi 1 korban selamat kecelakaan KM Virgo di laut
14 September 2026 15:27 WIB
Kecelakaan kapal, Jasa Raharja siapkan Rp70 juta bagi ahli waris korban KM Virgo
14 September 2026 8:11 WIB
Jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda jadi topik pemberitaan media Malaysia
10 September 2026 11:46 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Dinkes Natuna kampanyekan pentingnya menjaga kesehatan sejak masa kehamilan
17 September 2026 22:55 WIB