KOTA MANADO (ANTARA) - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa tektonik di Laut Sulawesi akibat aktivitas deformasi batuan yang disebabkan oleh mekanisme slab pull dalam Lempeng Sangihe.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), kata dia, gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan di daerah Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara, dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Pukul 1:10:01 WIB wilayah Laut Sulawesi diguncang gempa tektonik, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme mendatar turun (oblique normal)," kata Daryono dalam rilis yang dibagikan BMKG dalam grup percakapan "BMKG dan Stakeholder" di Manado, Rabu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gempa M5,0 guncang Sulut Rabu, dipicu deformasi Lempeng Sangihe
Gempa di Laut Sulawesi akibat deformasi Lempeng
Rabu, 21 Januari 2026 13:27 WIB
Pukul 1:10:01 WIB, wilayah Laut Sulawesi diguncang gempa tektonik, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. ANTARA/HO-BMKG
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor : Nadilla
Copyright © ANTARA 2026