Batam (ANTARA) - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam, Kepulauan Riau menargetkan prestasi bola basket hingga ke level nasional dan internasional.
Hal ini disampaikan Ketua Perbasi Kota Batam periode 2026-2030 yang resmi dilantik, Junico.
Usai pelantikan, Junico di Batam, Jumat mengatakan hal ini menjadi momentum baru bagi perkembangan olahraga bola basket di Kota Batam, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.
Ia menambahkan amanah yang diterimanya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan nyata.
“Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar jabatan, tapi komitmen untuk bekerja dan membawa perubahan nyata,” ujar Junico.
Ia menyampaikan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga dengan antusiasme tinggi di Batam.
Dalam satu tahun terakhir saja, lebih dari 20 event basket telah digelar, termasuk tiga event berskala nasional serta sejumlah kejuaraan yang melibatkan peserta dari luar negeri.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi Perbasi Batam untuk terus mengembangkan potensi atlet dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
“Batam bahkan dipercaya menjadi tuan rumah event internasional seperti 3x3 Women Series dan 3x3 Challengers. Ini kehormatan besar sekaligus kesempatan bagi Batam untuk tampil di panggung dunia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, menyampaikan dukungannya terhadap kepengurusan baru.
Ia optimistis di bawah kepemimpinan Junico, prestasi bola basket Batam dan Kepulauan Riau dapat meningkat signifikan.
“Saya mengajak seluruh insan basket di Kepulauan Riau, khususnya Batam, untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan ini agar prestasi bisa meningkat,” ujarnya.
Suhadi juga menekankan pentingnya pendataan pemain dan klub secara terintegrasi melalui sistem nasional yang terhubung dengan pusat.
Selain itu, pembinaan dan standarisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas atlet.
Ia menargetkan, pada tahun 2028 mendatang, Batam dapat meloloskan tim bola basket nomor 3x3 ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Target kita 2028 minimal lolos PON untuk 3x3, dan mudah-mudahan five on five juga bisa menyusul,” katanya.
Lebih lanjut, Suhadi mengungkapkan bahwa Kepri telah mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah ajang internasional bergengsi, yakni FIBA 3x3 Women Series dan World Challenge.
Event tersebut dinilai sebagai peluang besar untuk meningkatkan eksposur dan kualitas kompetisi basket di daerah.
Dengan pelantikan pengurus baru ini, Perbasi Batam diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, memperbanyak kompetisi, serta mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.