Logo Header Antaranews Kepri

Piala dunia momentum motivasi generasi muda tekuni dunia olahraga

Sabtu, 2 Mei 2026 20:51 WIB
Image Print
Pengamat Sepak Bola Tanah Air Mohammad Kusnaeni. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Tanjungpinang (ANTARA) - Pengamat Sepak Bola Tanah Air Mohammad Kusnaeni berpendapat perhelatan Piala Dunia 2026 menjadi momentum untuk motivasi generasi muda, terutama "Gen Z", untuk menekuni dunia olahraga sebagai alternatif investasi di masa depan.

"Piala Dunia sebelumnya telah banyak melahirkan pemain bintang sepak bola muda, yang kemudian menginspirasi banyak anak muda kita untuk bercita-cita menjadi atlet atau pemain sepak bola," katanya dalam dialog bersama RRI Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.

Bukan hanya itu, menurutnya, Piala Dunia juga membuat orang menjadi semakin melek dengan dunia sepak bola serta komponen pendukung yang ada di dalamnya.

Pria yang akrab disapa Bung Kus itu menyebutkan bahwa pertandingan sepak bola tidak serta-merta hadir di layar kaca dan lapangan hijau, namun melalui serangkaian proses panjang dengan didukung berbagai komponen.

"Sepak bola adalah suatu ekosistem yang di dalamnya terdiri dari puluhan komponen yang saling mendukung. Tanpa komponen itu, tak ada namanya pertandingan sepak bola," ujarnya.

Dia menyampaikan Piala Dunia turut memberikan ruang atau gambaran peluang berkarir menjadi bagian dari komponen sepak bola, seperti dokter tim, lalu psioterapis, manajer tim hingga media official.

Berikutnya, karir sebagai ahli rumput atau groundsman lapangan sepak bola pun terbuka lebar di dunia, termasuk di Indonesia yang memiliki banyak lapangan bola dengan anggaran besar, namun kondisi rumputnya tidak terlalu menarik karena kekurangan groundsman.

"Groundsman itu ada pendidikan khusus dan bersertifikat," ucapnya.

Maka itu, Bung Kus mendorong siaran Piala Dunia yang disiarkan pemerintah melalui TVRI sebagai pemegang hak siar resmi di Indonesia yang didukung Radio Republik Indonesia (RRI) dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, untuk menginspirasi anak muda melalui tayangan bernilai informatif dan edukatif.

"Nah, contoh kecilnya bisa diceritakan peran dokter tim sepak bola, sehingga ikut menginspirasi generasi muda menekuni profesi tersebut," ucapnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa Piala Dunia juga memiliki banyak aspek selain olahraga, seperti budaya, sosiologis, dan ekonomi yang perlu disebarluaskan kepada publik.

Hal itu bertujuan menunjukkan bahwa dalam sepak bola, ada banyak nilai yang bisa dipelajari dan menjadi inspirasi kehidupan sehari-hari.

"Misalnya, sepak bola mengajarkan nilai persamaan, bahkan seorang Lionel Messi pun mendapatkan perlakuan yang sama dengan pemainnya di dalam lapangan, tak ada perlakuan istimewa serta wajib mematuhi aturan pertandingan bola," sebutnya.

Piala dunia FIFA 2026 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola dengan total 104 pertandingan.

Turnamen ini akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di 16 kota tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan tayangan piala dunia di stasiun TVRI, lalu didukung melalui siaran RRI, serta pemberitaan ANTARA secara daring hingga platform media sosial.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat: Piala dunia jadi motivasi anak muda tekuni dunia olahraga



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026