Kantor Pos Batam Dibobol Pencuri
Senin, 22 Juli 2013 22:32 WIB
Batam (Antara Kepri) - Kantor Pos pembantu di Wilayah Bengkong Harapan, Kota Batam dibobol maling mengakibatkan sejumlah benda-benda pos dan sejumlah uang tunai hilang.
"Kejadiannya baru kami ketahui pagi tadi. Kemungkinan pembobolan dilakukan antara Sabtu hingga Minggu malam saat kantor tutup," kata Kepala Kantor Pos Batam, Dodik Budianto di Batam, Senin.
Ia mengatakan, kemungkinan pencuri masuk dari pintu belakang setelah memanjat pagar setinggi empat meter dan membobol pintu besi dua rangkap sebelum akhirnya berhasil masuk.
"Pintu dicongkel, dan pencuri berhasil membawa kabur barang-barang yang terletak didalam berangkas tersebut dan kembali kabur lewat pintu yang mereka bobol," kata dia.
Didik mengatakan, akibat hal tersebut Kantor Pos mengalami kerugian belasan juta serta tidak bisa memberikan pelayanan pada Senin meski masyarakat banyak datang untuk menggunakan jasa pos.
"Hari ini kami tidak bisa memberikan pelayanan karena petugas kepolisian sedang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Besok kemungkinan baru kami buka kembali," kata Dodik.
Sejak beberapa hari terakhir, kata dia, seluruh Kantor Pos di Batam tengah sibuk setelah banyak warga yang ingin mengirimkan uang dan barang lain kepada sanak saudara mereka di daerah lain.
"Saat ini kenaikan kiriman sudah mencapai 30 persen. Kami mohon maaf pada masyarakat karena kejadian ini di luar kemampuan kami," kata dia.
Ia mengatakan, pembobolan tersebut merupakan yang kedua setelah pada 2012 juga terjadi pembobolan dengan kerugian mencapai belasan juta rupiah.
"Kami akan melakukan evaluasi pengamanan terhadap seluruh kantor pos di Batam. Kami tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi menjelang lebaran ini," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kejadiannya baru kami ketahui pagi tadi. Kemungkinan pembobolan dilakukan antara Sabtu hingga Minggu malam saat kantor tutup," kata Kepala Kantor Pos Batam, Dodik Budianto di Batam, Senin.
Ia mengatakan, kemungkinan pencuri masuk dari pintu belakang setelah memanjat pagar setinggi empat meter dan membobol pintu besi dua rangkap sebelum akhirnya berhasil masuk.
"Pintu dicongkel, dan pencuri berhasil membawa kabur barang-barang yang terletak didalam berangkas tersebut dan kembali kabur lewat pintu yang mereka bobol," kata dia.
Didik mengatakan, akibat hal tersebut Kantor Pos mengalami kerugian belasan juta serta tidak bisa memberikan pelayanan pada Senin meski masyarakat banyak datang untuk menggunakan jasa pos.
"Hari ini kami tidak bisa memberikan pelayanan karena petugas kepolisian sedang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Besok kemungkinan baru kami buka kembali," kata Dodik.
Sejak beberapa hari terakhir, kata dia, seluruh Kantor Pos di Batam tengah sibuk setelah banyak warga yang ingin mengirimkan uang dan barang lain kepada sanak saudara mereka di daerah lain.
"Saat ini kenaikan kiriman sudah mencapai 30 persen. Kami mohon maaf pada masyarakat karena kejadian ini di luar kemampuan kami," kata dia.
Ia mengatakan, pembobolan tersebut merupakan yang kedua setelah pada 2012 juga terjadi pembobolan dengan kerugian mencapai belasan juta rupiah.
"Kami akan melakukan evaluasi pengamanan terhadap seluruh kantor pos di Batam. Kami tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi menjelang lebaran ini," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dubes RI Washington sambut rencana LKBN ANTARA buka kantor perwakilan di AS
24 September 2026 15:56 WIB
LKBN ANTARA dan 34 kantor berita Asia Pasifik bahas penanganan disinformasi
21 September 2026 7:40 WIB
Pencarian rombongan jurnalis hari ke-9, SAR persempit jangkau ke pesisir Selat Sunda
16 September 2026 10:42 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
40 peserta ikuti tes CAT SKD Poltekpin, Kakanwil Kemenkum Kepri ingatkan junjung tinggi kejujuran dan integritas
25 September 2026 17:10 WIB
Kuliah umum deputi bidang imipas, Kemenkum Kepri dukung peguatan wawasan hukum keimigrasian dan pemasyarakatan di kalangan mahasiswa
24 September 2026 20:35 WIB
KPK panggil Sekda Kabupaten Bekasi hingga mertua Ade Kunang soal kasus dugaan suap
24 September 2026 15:35 WIB
Pengadilan kurangi hukuman Nadiem jadi 9 tahun penjara di kasus "Chromebook"
24 September 2026 13:56 WIB
KPK terbitkan sprindik baru dari pengembangan kasus korupsi Fadia Arafiq
24 September 2026 12:41 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dituntut 5 tahun penjara soal dugaan korupsi
24 September 2026 11:15 WIB