Kapal Tenggelam di Bintan
Selasa, 30 Desember 2014 19:41 WIB
Batam (Antara Kepri) - Satu unit kapal penumpang diduga tenggelam di sekitar Pulau Berakit Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, setelah seorang korban ditemukan meninggal dan lima orang lainnya selamat.
"Ya memang benar, ada kapal tenggelam di sekitar Perairan Pulau Berakit, kami masih mengumpulkan informasi," kata Kapolres Bintan AKBP Kristiaji melalui sambungan telepon dari Tanjungpinang, Selasa.
Korban yang meninggal saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Kota Tanjungpinang. Namun, Identitasnya belum diketahui.
Sementara lima orang yang selamat dibawa ke Pos Angkatan Laut Berakit. Identitasnya pun belum dapat dipastikan.
"Kami masih mengumpulkan informasi. Kapal dari mana ke mana, jenis kapalnya apa, semuanya masih belum diketahui," kata dia.
Pihaknya juga masih berupaya berkoordinasi dengan aparat TNI AL yang bertugas di perairan Pulau Berakit.
Berdasarkan informasi yang diterima Antara dari Tanjungpinang, nelayan sekitar Pulau Berakit menemukan sesosok mayat pada Selasa (30/12) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kemudian masyarakat bersama Posal melakukan penyisiran di sekitar perairan itu dan menemukan lima orang yang selamat.
Diinformasikan, kapal itu memuat sekitar 20 orang TKI yang berangkat dari Malaysia pada Senin (29/12) malam.
Di tengah laut, kapal cepat itu dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan kapal terbalik.
Pos AL Berakit hingga kini masih melakukan penyisiran untuk mencari korban kapal lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Tanjungpinang Abdul Hamid mengatakan belum mendapat konfirmasi mengenai tenggelamnya kapal yang diduga pembawa TKI itu.
Kini, timnya masih menyisir sekitar Perairan Bintan untuk menyari korban kapal lainnya.
"Kami sudah mengirim kapal ke sana," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Ya memang benar, ada kapal tenggelam di sekitar Perairan Pulau Berakit, kami masih mengumpulkan informasi," kata Kapolres Bintan AKBP Kristiaji melalui sambungan telepon dari Tanjungpinang, Selasa.
Korban yang meninggal saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Kota Tanjungpinang. Namun, Identitasnya belum diketahui.
Sementara lima orang yang selamat dibawa ke Pos Angkatan Laut Berakit. Identitasnya pun belum dapat dipastikan.
"Kami masih mengumpulkan informasi. Kapal dari mana ke mana, jenis kapalnya apa, semuanya masih belum diketahui," kata dia.
Pihaknya juga masih berupaya berkoordinasi dengan aparat TNI AL yang bertugas di perairan Pulau Berakit.
Berdasarkan informasi yang diterima Antara dari Tanjungpinang, nelayan sekitar Pulau Berakit menemukan sesosok mayat pada Selasa (30/12) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kemudian masyarakat bersama Posal melakukan penyisiran di sekitar perairan itu dan menemukan lima orang yang selamat.
Diinformasikan, kapal itu memuat sekitar 20 orang TKI yang berangkat dari Malaysia pada Senin (29/12) malam.
Di tengah laut, kapal cepat itu dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan kapal terbalik.
Pos AL Berakit hingga kini masih melakukan penyisiran untuk mencari korban kapal lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Tanjungpinang Abdul Hamid mengatakan belum mendapat konfirmasi mengenai tenggelamnya kapal yang diduga pembawa TKI itu.
Kini, timnya masih menyisir sekitar Perairan Bintan untuk menyari korban kapal lainnya.
"Kami sudah mengirim kapal ke sana," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR berhasil selamatkan 3 orang kru kapal yang tenggelam di Perairan Bombana
14 September 2026 16:11 WIB
Helikopter Basarnas berhasil evakuasi 1 korban selamat kecelakaan KM Virgo di laut
14 September 2026 15:27 WIB
Kecelakaan kapal, Jasa Raharja siapkan Rp70 juta bagi ahli waris korban KM Virgo
14 September 2026 8:11 WIB
Jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda jadi topik pemberitaan media Malaysia
10 September 2026 11:46 WIB