Batam (Antara Kepri) - Tim Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam memeriksa PT Ecogreen Oleochemicals, di Kabil, Nongsa menindaklanjuti keluhan warga yang terpapar debu dari kebocoran cerobong pembakaran batu bara perusahaan tersebut.
"Tim Bapedal Batam meninjau. Kami sambut mereka untuk meninjau di mana ditemukan kebocoran," kata Humas PT Ecogreen, Panahatan Hasibuan di Batam.
Pihak dari Bapedal Batam yang datang ke PT Ecogreen tiga orang. Mereka masuk ke kantor perusahaan dan menuju lokasi pembakaran
"Kami mempersilakan lakukan pemeriksaan, tidak ada yang kami sembunyikan. Karena kami memang sangat peduli terhadap lingkungan," kata dia.
Ia membenarkan debu batu bara yang beterbangan ke Perumahan Gusti Ayu Raya, Armendo Raya dan Jasinta Raya akibat terjadi kebocoran pada pipa cerobong pembakaran pada perusahaan tersebut.
"Ada peralatan bernama sailo, gasketnya yang bocor, abu keluar dari kebocoran itu. Namun setelah pada Minggu (30/8) mendapat protes warga, sudah kami perbaiki," kata Panahatan.
Panahatan mengatakan, sebelum sekitar 30 warga mendatangi perusahaan sudah dilakukan pertemuan bersama warga dan perangkat RT/RW perumahan tersebut.
"Keluhan atas bocornya pada pembakaran, langsung ditanggapi dengan perbaikan. Setelah lakukan perbaikan kami juga datang ke pemukiman warga melihat situsi kembali untuk memastikan tidak ada lagi debu akibat bocornya cerobong pembakaran," kata Panahatan.
Panahatan mengatakan, perusahaan tersebut berkomitmen untuk terus menjaga kondisi udara dan lingkungan dari operasional perusahaan tersebut.
Sementara itu, pihak Bapedal Batam belum memberikan keterangan terkait hasil dari pemeriksaan tersebut.
Pada Minggu (30/8) sekitar 30 orang warga tiga perumahan tersebut mendatangi PT Ecogreen menyampaikan keluhan terhadap debu hasil pembakaran batu bara perusahaan tersebut.
Warga protes karena sudah dilakukan pembicaraan sebelumnya namun tidak ada upaya dari perusahaan untuk menanggapi hal tersebut.(Antara)
Editor: Dedi
Bapedal Batam Tindaklanjuti Protes Pencemaran Ecogreen
Kamis, 3 September 2015 16:23 WIB
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SPPG Kepri pastikan MBG tetap berjalan selama puasa dengan menu tahan lama
16 February 2026 12:36 WIB