Logo Header Antaranews Kepri

Kemenhaj Batam pastikan fisik JCH optimal melalui simulasi haji

Selasa, 17 Februari 2026 13:56 WIB
Image Print
Latihan posko jamaah calon haji (JCH) di Asrama Haji yang diselenggarakan oleh Kemenhaj Batam, Kepri. ANTARA/Kemenhaj Batam

Batam (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Kepulauan Riau memastikan kesiapan fisik jamaah calon haji (JCH) dimatangkan dengan kegiatan gladi posko dan simulasi rute perjalanan haji gelombang I dan II di Asrama Haji Batam Center.

Kepala Kemenhaj Batam Syahbudi mengatakan kondisi jamaah asal Batam secara umum dalam keadaan baik karena telah melalui tahapan istitha'ah atau pemeriksaan kelayakan kesehatan sebelum dinyatakan siap berangkat.

“InsyaAllah aman, karena seluruh jamaah sudah melalui tahap istita'ah,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan kegiatan gladi posko diikuti 695 JCH Kota Batam tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI Abdul Rahman Syahputra dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan mental selain fisik.

Ia mengingatkan bahwa jamaah merupakan tamu Allah sehingga harus menjaga sikap selama menjalankan ibadah.

“Yang paling penting dipersiapkan adalah hati. Jangan banyak mengeluh, karena bapak ibu adalah duyufurrahman, tamu-tamu Allah,” katanya.

“Ibadah haji merupakan aktivitas yang menguras fisik sehingga jamaah harus menjaga kondisi kesehatan. Masih terdapat jamaah berisiko tinggi dengan penyakit penyerta,” tambahnya.

Abdul Rahman juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap komando ketua kloter serta koordinasi yang baik, termasuk melalui grup komunikasi.

Ia menyinggung peristiwa Mina di masa lalu sebagai pelajaran agar jamaah tetap tertib mengikuti arahan.

“Mohon ikuti perintah ketua kloter. Jangan sampai tragedi Mina terulang kembali,” kata dia.

Sebagai informasi, pada musim haji tahun lalu jamaah harus menggunakan bus dari Muzdalifah ke Mina, tetapi karena ada yang tidak sabar dan berjalan kaki, jalur bus tertutup, maka kendaraan tidak dapat bergerak dan terjadi kepadatan.

Ia menambahkan, jamaah haji Indonesia membawa nama bangsa di hadapan umat Islam dunia, sehingga disiplin dan menjaga sikap menjadi hal yang utama.

Sementara itu, Syahbudi juga mengonfirmasi bahwa kloter pertama JCH asal Batam akan berangkat menuju Madinah pada 22 April 2026 menggunakan maskapai Saudia Airlines.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026