DPRD Kepri Minta PAPPRI Lestarikan Musik Melayu
Rabu, 7 Desember 2016 17:32 WIB
Ilustrasi - Musik melayu Tanjidor (Foto: antaranews)
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau minta Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) berkontribusi melestarikan musik melayu khas wilayah itu.
"Saya berharap musik melayu yang merupakan ciri khas Kepri dapat didengar tidak hanya di tingkat lokal, namun juga hingga Internasional," ujar Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Rabu.
Jumaga juga menyampaikan hal itu kepada pengurus PAPPRI Kepri dengan harapan musik melayu dicintai, dan mengakar di tengah masyarakat lokal, nasional dan internasional.
"Tentu harapan saya adalah bagaimana agar kesenian musik melayu ini bisa lebih dicintai, dan mengakar di masyarakat luas. Mungkin perlu disiapkan juga database penyanyi dan pencipta lagu," kata politikus PDIP itu.
Menurut dia, peranan PAPPRI dalam menjaga dan melestarikan kesenian itu menjadi penting ditengah maraknya musik modern mancanegara. Jika tidak dilestarikan dikhawatirkan musik melayu sebagai salah satu kesenian yang berasal dari daerah akan hilang tergerus jaman.
"Maka dari itu, peranan organisasi ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu penjaganya," tuturnya.
Dia berjanji untuk mendukung berbagai macam kegiatan yang diprogramkan oleh Pappri Kepri sesuai dengan kemampuan yang ada.
"Saya minta agar PAPPRI juga aktif dan rutin membuat sebuah program, sehingga masyarakat dapat lebih mengenal organisasi itu," katanya.
Ketua PAPPRI Kepri Berto Izaak Doko merasa gembira dengan dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kepri. Seluruh masukan dari Jumaga, sambungnya, akan diperhatikan dan akan menjadi program kerjanya.
"Untuk tahap awal, kami akan mengumpulkan dan melakukan standarisasi kepada penyanyi-penyanyi kita. Selanjutnya, kami akan gandeng pemerintah untuk memperbanyak musik ciri khas melayu di pelabuhan, bandara dan hotel," kata Berto.(Antara)
Editor: Dedi
"Saya berharap musik melayu yang merupakan ciri khas Kepri dapat didengar tidak hanya di tingkat lokal, namun juga hingga Internasional," ujar Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Rabu.
Jumaga juga menyampaikan hal itu kepada pengurus PAPPRI Kepri dengan harapan musik melayu dicintai, dan mengakar di tengah masyarakat lokal, nasional dan internasional.
"Tentu harapan saya adalah bagaimana agar kesenian musik melayu ini bisa lebih dicintai, dan mengakar di masyarakat luas. Mungkin perlu disiapkan juga database penyanyi dan pencipta lagu," kata politikus PDIP itu.
Menurut dia, peranan PAPPRI dalam menjaga dan melestarikan kesenian itu menjadi penting ditengah maraknya musik modern mancanegara. Jika tidak dilestarikan dikhawatirkan musik melayu sebagai salah satu kesenian yang berasal dari daerah akan hilang tergerus jaman.
"Maka dari itu, peranan organisasi ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu penjaganya," tuturnya.
Dia berjanji untuk mendukung berbagai macam kegiatan yang diprogramkan oleh Pappri Kepri sesuai dengan kemampuan yang ada.
"Saya minta agar PAPPRI juga aktif dan rutin membuat sebuah program, sehingga masyarakat dapat lebih mengenal organisasi itu," katanya.
Ketua PAPPRI Kepri Berto Izaak Doko merasa gembira dengan dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kepri. Seluruh masukan dari Jumaga, sambungnya, akan diperhatikan dan akan menjadi program kerjanya.
"Untuk tahap awal, kami akan mengumpulkan dan melakukan standarisasi kepada penyanyi-penyanyi kita. Selanjutnya, kami akan gandeng pemerintah untuk memperbanyak musik ciri khas melayu di pelabuhan, bandara dan hotel," kata Berto.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Batam harap 100 mesin ketinting tingkatkan produktivitas nelayan pulau penyangga
29 September 2026 14:41 WIB
DPRD Batam dukung pembelajaran dari rumah imbas kualitas udara tidak sehat
29 September 2026 13:58 WIB
DPRD Batam dukung Sekolah Terintegrasi Merah Putih perluas akses pendidikan berkualitas
29 September 2026 13:38 WIB
Pemprov Kepri bersama DPRD tetapkan APBD Perubahan 2026 naik jadi Rp3,63 Triliun
23 September 2026 9:09 WIB
Pemprov Kepri proyeksikan pendapatan daerah naik Rp82 miliar di APBD perubahan
18 September 2026 17:26 WIB