Bandara Hang Nadim Operasikan Apron Baru
Selasa, 28 Maret 2017 21:02 WIB
Ilustrasi - Apron Bandara Hang Nadim, Batam. (Antara Foto/Kanwa)
Batam (Antara Kepri) - Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, mengoperasikan apron baru seluas 240x150 meter yang dibangun dengan anggaran Rp70 miliar mulai 27 Maret 2017.
"Izin dari Kementerian Perhubungan untuk penggunaan apron baru tersebut sudah dikeluarkan. Mulai kemarin (Senin) sudah digunakan," kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Selasa.
Penggunaan apron baru yang mampu menampung hingga lima pesawat berbadan lebar tersebut, kata dia, sesuai dengan Nota nomor B 2133/17 tanggal 24 maret 2017 tentang penambahan Apron Bandara Hang Nadim Batam oleh Kemenhub.
"Dengan digunakannya apron baru ini, pada jam-jam sibuk pesawat tidak harus antre di taxiway usai mendarat untuk masuk ke apron sehingga penerbangan lebih efektif," kata dia.
Setelah apron baru mulai digunakan, maka Bandara Hang Nadim mampu menampung 23 pesawat berbadan lebar karena sebelumnya sudah mampu menampung 18 pesawat seukuran Boeing 767.
Manajemen Hang Nadim berharap dengan dioperasikannya apron baru yang dibangun sejak pertengahan 2016 tersebut juga akan memperlancar dalam pelayanan mudik Lebaran Idul Fitri pada pertengahan Juni mendatang.
Sebelum apron tersebut selesai dibangun, saat libur panjang setidaknya empat sampai lima pesawat harus antre untuk masuk apron. Bahkan saat lebaran antrean pesawat yang sudah mendarat dan hendak masuk apron bisa sampai satu jam.
"Penambahan fasilitas ini diharapkan akan semakin memperlancar penerbangan di Hang Nadim. Menginggat frekuensi penerbangan juga semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan penumpang," kata Suwarso.
Setiap hari Bandara Internasional Hang Nadim Batam melayani antara 136 hingga 140 penerbangan baik domestik, internasional, maupun kargo.
Sebelumnya pada awal Februari Tim Kementerian Perhubungan sudah datang memeriksa pembangunan apron Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebelum fasilitas yang mampu menampung lima pesawat berbadan lebar tersebut digunakan.
Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik BP Batam yang saat ini berbentuk Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Bandara tersebut sudah masuk menjadi salah satu bandara utama dan akan terus dikembangkan seiring meningkatnya pengguna transportasi udara.(Antara)
Editor: Dedi
"Izin dari Kementerian Perhubungan untuk penggunaan apron baru tersebut sudah dikeluarkan. Mulai kemarin (Senin) sudah digunakan," kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Selasa.
Penggunaan apron baru yang mampu menampung hingga lima pesawat berbadan lebar tersebut, kata dia, sesuai dengan Nota nomor B 2133/17 tanggal 24 maret 2017 tentang penambahan Apron Bandara Hang Nadim Batam oleh Kemenhub.
"Dengan digunakannya apron baru ini, pada jam-jam sibuk pesawat tidak harus antre di taxiway usai mendarat untuk masuk ke apron sehingga penerbangan lebih efektif," kata dia.
Setelah apron baru mulai digunakan, maka Bandara Hang Nadim mampu menampung 23 pesawat berbadan lebar karena sebelumnya sudah mampu menampung 18 pesawat seukuran Boeing 767.
Manajemen Hang Nadim berharap dengan dioperasikannya apron baru yang dibangun sejak pertengahan 2016 tersebut juga akan memperlancar dalam pelayanan mudik Lebaran Idul Fitri pada pertengahan Juni mendatang.
Sebelum apron tersebut selesai dibangun, saat libur panjang setidaknya empat sampai lima pesawat harus antre untuk masuk apron. Bahkan saat lebaran antrean pesawat yang sudah mendarat dan hendak masuk apron bisa sampai satu jam.
"Penambahan fasilitas ini diharapkan akan semakin memperlancar penerbangan di Hang Nadim. Menginggat frekuensi penerbangan juga semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan penumpang," kata Suwarso.
Setiap hari Bandara Internasional Hang Nadim Batam melayani antara 136 hingga 140 penerbangan baik domestik, internasional, maupun kargo.
Sebelumnya pada awal Februari Tim Kementerian Perhubungan sudah datang memeriksa pembangunan apron Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebelum fasilitas yang mampu menampung lima pesawat berbadan lebar tersebut digunakan.
Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik BP Batam yang saat ini berbentuk Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Bandara tersebut sudah masuk menjadi salah satu bandara utama dan akan terus dikembangkan seiring meningkatnya pengguna transportasi udara.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Larno
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Hang Nadim Batam layani 113 penerbangan tambahan selama momen Nataru
05 January 2026 13:28 WIB
BIB: Pergerakan penumpang di Hang Nadim pada akhir tahun capai 173 ribu orang
01 January 2026 8:41 WIB
Sabtu terakhir 2025, cuaca Kepri diprakirakan berawan dan berpotensi hujan
27 December 2025 6:45 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
SPPG Kepri pastikan MBG tetap berjalan selama puasa dengan menu tahan lama
16 February 2026 12:36 WIB