Eks Caleg PKS Lingga mundur dari partai
Senin, 21 Oktober 2019 13:08 WIB
Irham YS, eks caleg PKS (ANTARA/Nurjali)
Lingga (ANTARA) - Salah satu kader Partai keadilan sejahtera (PKS) Kabupaten Lingga, yang sempat menjadi salah satu calon legislatif dari PKS menyatakan pengunduran dirinya dari PKS secara resmi, dan memilih netral agar dapat mengawasi Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) mendatang secara objektif.
"Saya hanya ingin jadi pemantau jalannya Pilkada se-Kepri 2020 ini, dan tidak ada kepentingan apapun, hanya ingin netral dan tidak terindikasi oleh partai manapun," kata Irham, yang juga mantan Komisioner KPU ini, kepada Antara, Senin.
Selain ingin jadi pemantau, mantan komisioner KPU Kabupaten Lingga ini mengaku, juga ingin fokus kepada Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang telah didirikannya pada tahun 2011 yang lalu, dan sempat vakum lantaran dirinya harus fokus menjadi komisioner KPU dan aturan KPU yang mewajibkan setiap komisioner untuk netral.
Pengunduran dirinya juga diketahui oleh jajaran pengurus dari Partai keadilan sejahtera (PKS), dan seluruh jajaran partai yang kini bertahan dengan perolehan dua kursi di DPRD Lingga tersebut.
"Pengurus menerima pengunduran diri saya, dan mereka merespon positif atas alasan mundurnya saya dari partai," sebutnya.
Sejalan dengan pengunduran dirinya, Irham juga meminta kepada KPU Kabupaten Lingga untuk menghapus dirinya dari Daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2019 yang lalu, dari partai PKS.
"Saya masuk dengan baik-baik dan keluar juga dengan baik-baik, tidak ada pengaruh dari pihak manapun, hanya ingin kembali independen," sebutnya. (Antara)
"Saya hanya ingin jadi pemantau jalannya Pilkada se-Kepri 2020 ini, dan tidak ada kepentingan apapun, hanya ingin netral dan tidak terindikasi oleh partai manapun," kata Irham, yang juga mantan Komisioner KPU ini, kepada Antara, Senin.
Selain ingin jadi pemantau, mantan komisioner KPU Kabupaten Lingga ini mengaku, juga ingin fokus kepada Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang telah didirikannya pada tahun 2011 yang lalu, dan sempat vakum lantaran dirinya harus fokus menjadi komisioner KPU dan aturan KPU yang mewajibkan setiap komisioner untuk netral.
Pengunduran dirinya juga diketahui oleh jajaran pengurus dari Partai keadilan sejahtera (PKS), dan seluruh jajaran partai yang kini bertahan dengan perolehan dua kursi di DPRD Lingga tersebut.
"Pengurus menerima pengunduran diri saya, dan mereka merespon positif atas alasan mundurnya saya dari partai," sebutnya.
Sejalan dengan pengunduran dirinya, Irham juga meminta kepada KPU Kabupaten Lingga untuk menghapus dirinya dari Daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2019 yang lalu, dari partai PKS.
"Saya masuk dengan baik-baik dan keluar juga dengan baik-baik, tidak ada pengaruh dari pihak manapun, hanya ingin kembali independen," sebutnya. (Antara)
Pewarta : Nurjali
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB
Atraksi drone perjalanan Indonesia warnai langit di Bundaran HI di perayaan HUT RI
18 August 2026 7:10 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB
Atraksi drone perjalanan Indonesia warnai langit di Bundaran HI di perayaan HUT RI
18 August 2026 7:10 WIB