Menpora sambut lifter muda borong 16 emas kejuaraan Asia
Rabu, 19 Februari 2020 23:34 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (tengah) berfoto bersama para lifter Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (19/2/2020). (ANTARA/Shofi Ayudiana)
Tangerang, Banten (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambut kedatangan para lifter muda Indonesia yang memborong 16 medali emas pada Kejuaraan Asia Junior dan Remaja di Tashkent, Uzbekistan.
Para lifter Indonesia itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu, sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka langsung disambut Menpora dengan kalungan bunga. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman turut hadir di upacara penyambutan itu.
“Pemerintah ingin menyampaikan terima kasih dan antusias atas prestasi baik pecah rekor dunia maupun Asia. Ini jadi harapan angkat besi karena pelapis Eko (Yuli Irawan) dan kawan-kawan sudah muncul,” kata Zainudin.
“Pemerintah siap membantu para atlet dan ofisial untuk mengikuti berbagai kejuaraan Asia maupun dunia,” ujarnya.
Baca juga: Lifter Indonesia panen medali di Kejuaraan Asia Remaja dan Junior 2020
Atas prestasi yang ditorehkan oleh para lifter junior itu, Zainudin meminta supaya para atlet terus berusaha keras dan fokus pada setiap kejuaraan yang diikuti, terlebih beberapa lifter saat ini juga sedang mengumpulkan poin demi tampil di Olimpiade 2020 Tokyo.
Zainudin menambahkan pemerintah melalui Kemenpora juga akan memberikan apresiasi kepada para lifter juara Asia itu di Kantor Kemenpora, Kamis (20/2) siang.
Sementara itu, lifter Muhammad Faathir mengaku senang bisa mendapatkan sambutan dari Menpora hari itu.
“Saya senang mendapat sambutan dan bangga juga bisa dapat prestasi. Tapi agak sedikit kecewa karena target meleset untuk memecahkan tiga rekor dunia,” kata Faathir.
Baca juga: Muhammad Faathir kembali pecahkan rekor dunia remaja di Tashkent
Indonesia yang menurunkan delapan lifter pada Kejuaaraan Angkat Besi Remaja dan Junior 2020 itu panen medali dengan memborong 16 emas, enam perak, dan satu perunggu.
Sebanyak 16 medali emas itu dipersembahkan masing-masing oleh Windy Cantika Aisah (tiga emas), Muhammad Faathir (enam emas), Mohammad Yasin (satu emas dan dua perak), Rahmat Erwin Abdullah (tiga emas), dan Rizky Juniansyah (tiga emas).
Adapun lifter lainnya, yaitu Juliana Klarisa (55 kg) meraih tiga medali perak, Tsabitha Alfiah Ramadani (64 kg) dengan satu perak, serta satu medali perunggu dari Putri Aulia Andriani (59 kg).
Para lifter Indonesia itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu, sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka langsung disambut Menpora dengan kalungan bunga. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman turut hadir di upacara penyambutan itu.
“Pemerintah ingin menyampaikan terima kasih dan antusias atas prestasi baik pecah rekor dunia maupun Asia. Ini jadi harapan angkat besi karena pelapis Eko (Yuli Irawan) dan kawan-kawan sudah muncul,” kata Zainudin.
“Pemerintah siap membantu para atlet dan ofisial untuk mengikuti berbagai kejuaraan Asia maupun dunia,” ujarnya.
Baca juga: Lifter Indonesia panen medali di Kejuaraan Asia Remaja dan Junior 2020
Atas prestasi yang ditorehkan oleh para lifter junior itu, Zainudin meminta supaya para atlet terus berusaha keras dan fokus pada setiap kejuaraan yang diikuti, terlebih beberapa lifter saat ini juga sedang mengumpulkan poin demi tampil di Olimpiade 2020 Tokyo.
Zainudin menambahkan pemerintah melalui Kemenpora juga akan memberikan apresiasi kepada para lifter juara Asia itu di Kantor Kemenpora, Kamis (20/2) siang.
Sementara itu, lifter Muhammad Faathir mengaku senang bisa mendapatkan sambutan dari Menpora hari itu.
“Saya senang mendapat sambutan dan bangga juga bisa dapat prestasi. Tapi agak sedikit kecewa karena target meleset untuk memecahkan tiga rekor dunia,” kata Faathir.
Baca juga: Muhammad Faathir kembali pecahkan rekor dunia remaja di Tashkent
Indonesia yang menurunkan delapan lifter pada Kejuaaraan Angkat Besi Remaja dan Junior 2020 itu panen medali dengan memborong 16 emas, enam perak, dan satu perunggu.
Sebanyak 16 medali emas itu dipersembahkan masing-masing oleh Windy Cantika Aisah (tiga emas), Muhammad Faathir (enam emas), Mohammad Yasin (satu emas dan dua perak), Rahmat Erwin Abdullah (tiga emas), dan Rizky Juniansyah (tiga emas).
Adapun lifter lainnya, yaitu Juliana Klarisa (55 kg) meraih tiga medali perak, Tsabitha Alfiah Ramadani (64 kg) dengan satu perak, serta satu medali perunggu dari Putri Aulia Andriani (59 kg).
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia umumkan 25 pemain yang masuk list
29 December 2025 15:32 WIB
Pekan depan timnas Indonesia berlaga di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia
02 October 2025 16:03 WIB
Ah Ahli menang, Al Ittihad kalah tipis di fase pertama Liga Champions Asia
16 September 2025 5:36 WIB
Kualifikasi Piala Asia: Susunan pemain timnas Indonesia vs Korea Selatan
09 September 2025 19:37 WIB