Logo Header Antaranews Kepri

Kapal-kapal militer ke perairan Asia Timur, China sebut Itu tindakan sah

Sabtu, 6 Desember 2025 09:33 WIB
Image Print
Arsip foto - Kapal-kapal angkatan laut China dan Rusia mengikuti upacara pemisahan armada di perairan dekat Kota Zhanjiang, Provinsi Guangdong, China selatan, Rabu (17/7/2024). Latihan maritim gabungan China-Rusia bersandi Latihan Gabungan Laut-2024 (Exercise Joint Sea-2024) tuntas pada Rabu (17/7). ANTARA FOTO/Xinhua/Yang Jie/rwa.

Beijing (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China mengatakan pengerahan kapal-kapal militer mereka di perairan Asia Timur adalah tindakan yang sah.

"China berkomitmen pada kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif," kata Lin Jian, juru bicara Kemlu China, pada Jumat (5/12).

China dikabarkan telah mengerahkan lebih dari 100 kapal angkatan laut dan penjaga pantai di perairan Asia Timur di tengah ketegangan diplomatik dengan Jepang.

Menurut media, kapal-kapal militer China terlihat di perairan yang membentang dari bagian selatan Laut Kuning hingga ke bagian Laut China Selatan yang disengketakan.

Dia juga menyebutkan hasil pertemuan antara Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Moskow pada 2 Desember.

China dan Rusia, kata Lin, berkomitmen untuk terus bekerja sama mencegah tindakan provokatif kekuatan sayap kanan Jepang yang dianggap merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan, serta berupaya menghidupkan kembali militerisme.

"China dan Rusia sepakat tegas menolak upaya kebangkitan kembali fasisme dan militerisme Jepang," katanya.

China dikabarkan pula geram dengan pernyataan Taiwan yang berencana menambah anggaran pertahanan sebesar 40 miliar dolar AS (sekitar Rp667 triliun) untuk menghadapi China.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kerahkan kapal militer ke Asia Timur, China: Itu tindakan sah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026