Presiden dan Ibu Negara telah menjalani tes COVID-19
Senin, 16 Maret 2020 17:57 WIB
Arsip Foto. Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif agar penyebaran COVID-19 ini bisa dihambat dan diberhentikan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.
Bogor (ANTARA) - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo telah menjalani tes untuk mengetahui kemungkinan mengalami infeksi akibat virus corona penyebab COVID-19.
"Sudah saya sudah tes, Ibu sudah tes," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin.
Presiden Jokowi hanya tersenyum simpul saat wartawan menanyakan hasil pemeriksaannya, lalu mengatakan, "Hasilnya tanyakan kepada yang ngetes".
Saat menyampaikan pers, Presiden Jokowi menjaga jarak dengan wartawan. Dia tidak mendekati kerumunan wartawan dan menjawab pertanyaan mereka sebagaimana biasanya.
Kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota Kabinet Indonesia Maju serta Presiden dan Wakil Presiden muncul setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terserang COVID-19.
Menteri Perhubungan mengeluh sakit sejak 10 Maret 2020, pada 11 Maret mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden dan dinyatakan positif terserang COVID-19 pada 14 Maret.
Setelah pengumuman kondisi Menteri Perhubungan, pengamanan di lingkup pemerintahan diperketat.
Di Istana Kepresidenan Jakarta sejak Senin pagi (16/3) pengunjung juga harus melalui ruang disinfeksi untuk masuk ke Kantor Presiden.
"Sudah saya sudah tes, Ibu sudah tes," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin.
Presiden Jokowi hanya tersenyum simpul saat wartawan menanyakan hasil pemeriksaannya, lalu mengatakan, "Hasilnya tanyakan kepada yang ngetes".
Saat menyampaikan pers, Presiden Jokowi menjaga jarak dengan wartawan. Dia tidak mendekati kerumunan wartawan dan menjawab pertanyaan mereka sebagaimana biasanya.
Kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota Kabinet Indonesia Maju serta Presiden dan Wakil Presiden muncul setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terserang COVID-19.
Menteri Perhubungan mengeluh sakit sejak 10 Maret 2020, pada 11 Maret mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden dan dinyatakan positif terserang COVID-19 pada 14 Maret.
Setelah pengumuman kondisi Menteri Perhubungan, pengamanan di lingkup pemerintahan diperketat.
Di Istana Kepresidenan Jakarta sejak Senin pagi (16/3) pengunjung juga harus melalui ruang disinfeksi untuk masuk ke Kantor Presiden.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Refly Harun rumuskan 7 poin keberatan ke Polda Metro Jaya terkait Roy Suryo
15 January 2026 17:04 WIB
Prabowo sebut Jokowi paling berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte
06 November 2025 12:51 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB