Badan antariksa China ungkap nama misi eksplorasi Mars pertama
Jumat, 24 April 2020 12:52 WIB
SPACE-EXPLORATION/CHINA-MARS. Seorang petugas C-Space Project Mars menggunakan pakaian luar angkasa tiruan berjalan di Gurun Gobi di luar Jinchang, Provinsi Gansu, China (17/4/2019). ANTARA/REUTERS/Thomas Peter/aa
Beijing (ANTARA) - Badan antariksa China pada hari Jumat meluncurkan nama misi eksplorasi Mars pertamanya, bertepatan dengan Hari Antariksa China dan peringatan 50 tahun peluncuran satelit pertama mereka.
Misi Mars diberi nama Tianwen-1, kantor berita resmi Xinhua melaporkan, mengutip Badan Antariksa China, China National Space Administration (CNSA).
Misi eksplorasi tak berawak ke Mars diharapkan akan diluncurkan tahun ini.
Nama ini berasal dari "Tianwen", atau "Pertanyaan untuk Surga", sebuah puisi yang ditulis oleh Qu Yuan pada masa 2000 tahun yang lalu.
Dalam puisi itu, muncul pertanyaan tentang bintang dan benda langit lainnya.
CNSA mengatakan semua misi eksplorasi planet di masa depan akan diberi nama "Tianwen" untuk menunjukkan pencapaian negara itu di luar angkasa.
China berhasil meluncurkan satelit pertamanya, Dongfanghong-1, pada tahun 1970.
Pada tahun 2003, negara ini menjadi negara ketiga yang menempatkan seorang pria di luar angkasa dengan roketnya sendiri setelah Rusia dan Amerika Serikat.
Sejak itu, China berlomba untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan Amerika Serikat dan menjadi kekuatan ruang angkasa utama pada tahun 2030.
Sumber: Reuters
Misi Mars diberi nama Tianwen-1, kantor berita resmi Xinhua melaporkan, mengutip Badan Antariksa China, China National Space Administration (CNSA).
Misi eksplorasi tak berawak ke Mars diharapkan akan diluncurkan tahun ini.
Nama ini berasal dari "Tianwen", atau "Pertanyaan untuk Surga", sebuah puisi yang ditulis oleh Qu Yuan pada masa 2000 tahun yang lalu.
Dalam puisi itu, muncul pertanyaan tentang bintang dan benda langit lainnya.
CNSA mengatakan semua misi eksplorasi planet di masa depan akan diberi nama "Tianwen" untuk menunjukkan pencapaian negara itu di luar angkasa.
China berhasil meluncurkan satelit pertamanya, Dongfanghong-1, pada tahun 1970.
Pada tahun 2003, negara ini menjadi negara ketiga yang menempatkan seorang pria di luar angkasa dengan roketnya sendiri setelah Rusia dan Amerika Serikat.
Sejak itu, China berlomba untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan Amerika Serikat dan menjadi kekuatan ruang angkasa utama pada tahun 2030.
Sumber: Reuters
Pewarta : Azis Kurmala
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI pastikan 20.000 personel untuk misi perdamaian Gaza sudah berpengalaman
15 November 2025 14:07 WIB
Israel ganggu sinyal internet kapal misi bantuan Madleen di perairan internasional
09 June 2025 6:45 WIB
Polda Kepri mulai menerima pendaftaran Bintara kompetensi pertanian
13 November 2024 11:27 WIB, 2024
Brimob Polda Kepri sediakan sarapan bergizi untuk siswa SD di Pulau Galang
02 November 2024 9:38 WIB, 2024