Banjarbaru (ANTARA) - Kabar duka menyelimuti Kota Banjarbaru, setelah Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani meninggal dunia, Senin dini hari, akibat terinfeksi COVID-19..
Kabar duka itu disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakot Banjarbaru Dedi Sutoyo, Senin subuh, menyebutkan bahwa wali kota telah mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 02.30 WITA.
"Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin. Saat ini jenazahnya masih di rumah sakit," katanya pula.
Nadjmi Adhani telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit, setelah dinyatakan positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada Juli 2020.
Kemudian, Minggu (9/8) siang, kondisi kesehatan orang nomor satu di jajaran Pemkot Banjarbaru tersebut menurun karena kadar oksigen dalam darah rendah, sebelum dinyatakan meninggal Senin dini hari.
Wali Kota Banjarbaru Kalsel meninggal karena terinfeksi COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 5:28 WIB
Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani (Antaranews Kalsel/Istimewa)
Pewarta : Ulul Maskuriah/Yose Rizal
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak ada paksaan, Wali Kota Tanjungpinang sebut Infak Rp1.000 Ramadhan sukarela
01 March 2026 7:45 WIB
Wali Kota Batam soroti pasokan andal listrik dan air tarik investasi daerah
10 February 2026 17:00 WIB