Logo Header Antaranews Kepri

Pengusaha Batam Apresiasi Wali Kota

Selasa, 20 Juli 2010 15:32 WIB
Image Print
Ilustrasi: Gedung Kantor Wali Kota Batam. (Foto kepri.antaranews.com/Jo)

Batam (ANTARA News) - Kalangan pengusaha di Batam, Provinsi Kepulauan Riau mengapresiasi Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan yang membatalkan rencana kenaikan pajak di kota itu.

Cahya, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau, di Batam, Selasa, mengatakan Wali Kota Batam memiliki sense of crisis terhadap dunia usaha yang saat ini belum pulih dari imbas krisis ekonomi global.

Kondisi pengusaha di Batam, menurut Cahya saat ini dalam posisi bertahan agar tidak menuju jurang kebangkrutan.

Batam, katanya, saat ini dikategorikan daerah ekonomi biaya tinggi sehingga sulit untuk berkompetisi dengan negara lain seperti China maupun Malaysia.

Dia berharap langkah Wali Kota Batam yang membatalkan rencana kenaikan pajak ini dapat membantu memulihkan iklim usaha di Batam yang lesu.

"Saya siap membantu pemerintah untuk berdiskusi dalam memajukan perekonomian di Batam," kata Cahya.

Sementara itu, Nada Faza Soraya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam mengatakan Wali Kota Batam telah mengambil sebuah keputusan yang sangat bijak dengan membatalkan rencana kenaikan pajak.

Nada menilai seharusnya Batam tidak perlu dibebani lagi dengan kenaikan pajak mengingat masyarakat maupun pengusaha saat ini telah juga dihadapkan masalah seperti kenaikan tarif air dan listrik.

Dia mengharapkan agar aturan dan implementasi soal Free Trade Zone (FTZ) di Batam diperjelas sehingga dapat menggairahkan kembali sektor perekonomian.

Dia juga mengatakan apabila ada keinginan untuk menaikan pajak, hendaknya didahului dengan kajian ilmiah yang komprehensif agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

"Kalau kondisi Batam kondusif dan aturan pemerintah juga mendukung, saya yakin perekonomian Batam akan cepat pulih," kata Nada. (Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026