Logo Header Antaranews Kepri

Gerak Jalan Tanjungpinang Pecahkan Rekor versi Muri

Senin, 26 Juli 2010 14:53 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Lomba Gerak Jalan 17 Kilometer yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memecahkan rekor versi Muri dalam kategori jumlah peserta terbanyak.

"Tanjungpinang berhasil memecahkan rekor yang dipegang Sekolah Global Jakarta sejak 2007," kata Manager Museum Rekor Indonesia (Muri), J Ngadri, ketika menyerahkan sertifikat kepada Wali Kota Tanjungpinang, Senin.

Hari itu pada pagi sampai siang, 462 regu atau sebanyak 5.082 orang ramai-ramai mengalahkan rekor gerak jalan 2.500 orang yang dipegang Sekolah Global Jakarta.

Ngadri mengatakan, Muri hanya menilai dari segi kuantitas bukan kualitas dari gerak jalan itu.

Hujan gerimis dan lebat sejak Senin dini hari tidak menyurutkan ribuan peserta mengikuti lomba gerak jalan yang sudah menjadi agenda tahunan Tanjungpinang pada setiap menyongsong HUT Kemerdekaan Repulik Indonesia.

Wali Kota Suryatati A Manan bersama unsur muspida se-Tanjungpinang juga ambil lomba tersebut dan berhasil memasuki garis finis setelah berjalan sejauh 17 km selama lebih kurang empat jam.

Terdapat pula regu khusus wartawan yang tergabung dalam Kelompok Jurnalis Pecinta Sastra (KJPS).

Warga Kota Gurindam 12 itu sambil berteduh di dalam rumah, toko dan tepi jalan, memberi semangat kepada peserta yang terdiri atas pelajar, umum sampai pejabat.

Siswa sekolah di pinggir jalan yang dilewati peserta juga "meliburkan diri" dan berbasah-basah guna menyemangati peserta yang lewat.

Penampilan peserta lomba dengan berbagai macam corak dan warna pakaian juga menyemarakkan lomba gerak jalan di bawah hujan.

Sebelum 17 Agustus 2010, perlombaan gerak jalan masih akan berlangsung dengan menempuh jarak sejauh 8 km dan 45 km yang dilaksanakan pada malam hari.

"Gerak jalan ini merupakan salah satu cara memperingati Hari Kemerdekaan dengan menumbuhkan semangat juang," kata Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan. (Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026