
PDIP Bintan Optimis Harga Sembako Dapat Ditekan

Tanjungpinang (ANTARA News) - Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, merasa optimistis pemerintah dapat menekan harga sembako yang mengalami kenaikan sebesar 20-30 persen menjelang Ramadhan 1431 Hijriah.
Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Bintan Indra Setiawan, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, pemerintah memiliki peranan yang besar dalam mengintervensi harga sembako yang dijual pedagang di pasar.
"Tidak benar jika harga sembako tidak dapat distabilkan, sebab pengusaha sembako mengetahui kapan musim panen dan kapan pula musim paceklik," ujar Indra yang juga pengusaha sembako di Bintan.
Indra yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Bintan mengatakan, pemerintah harus bersikap tegas dalam menangani permasalahan itu, salah satunya dengan meminta pengusaha sembako tidak terlalu tinggi menaikan harga sembako. Pemerintah dapat menyarankan kepada pengusaha untuk mempersiapkan sembako dalam jumlah yang banyak, minimal dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan.
Penyimpanan sembako dalam jumlah yang banyak tersebut bukan untuk merusak harga pasar, melainkan mendorong penjualan sembako dengan harga yang stabil. Sembako yang disimpan dalam jumlah yang banyak bertujuan agar kenaikan harga sembako secara nasional tidak mempengaruhi Bintan.
Namun kebijakan itu harus diawasi secara ketat oleh pemerintah dan juga masyarakat agar penyimpanan sembako dalam jumlah yang banyak tidak disalahgunakan oleh pengusaha.
"Pengusaha tidak akan mengalami kerugian meski tidak menaikan harga sembako, jika sudah mempersiapkan sembako di gudang dalam jumlah yang banyak sejak harga komoditas itu murah," katanya.
Dia menjamin selama ini tidak ada aksi penimbunan sembako di Bintan yang menyebabkan harga komoditas tersebut menjadi naik. Kenaikan harga sembako di Bintan karena dipengaruhi harga yang berlaku secara nasional.
Selain itu, kata dia, kenaikan harga disebabkan biaya transportasi distribusi sembako dari daerah penghasil ke Bintan cukup besar.
"Saya jamin tidak satu pun pengusaha yang melakukan penimbunan sembako di Bintan," ujarnya.
(NP/B012/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
