Logo Header Antaranews Kepri

Tiga Pegawai KKP Tidak Terbukti Menculik

Selasa, 17 Agustus 2010 18:23 WIB
Image Print
Selvo, kiri, dan Asriadi kanan bertopi merah, setiba di Batam, 17 Agustus 2010. (Foto kepri,antaranews. Jo Seng Bie

Tanjungpinang (ANTARA News) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Lamidi, mengatakan tiga pegawai pengawas perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, tidak terbukti menculik nelayan Malaysia seperti yang disangkakan Kepolisian Kerajaan Malaysia.

"Mereka tidak terbukti menculik. Polisi Diraja Malaysia tidak bisa membuktikan sangkaan tersebut," kata Lamidi di Tanjungpinang, Selasa, 17 Agustus 2010.

Tiga orang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanann (KKP) yakni Selvo, Asriadi, dan Erwan sempat ditahan polisi Malaysia selama empat hari karena menangkap tujuh nelayan Malaysia di perairan Berakit, Bintan Utara yang kepergok sedang mencuri ikan pada Jumat (13/8).

Saat ini ketiga pegawai KKP tersebut telah berada di tanah air, datang dari Malaysia melalui Batam, Selasa siang dengan selamat.

Lamidi membantah kepulangan tiga pegawai KKP tersebut di-barter dengan tujuh nelayan Malaysia yang sudah dipulangkan pada Selasa pagi.

"Itu tidak benar, nelayan tersebut tetap diproses, namun karena bukti kapal serta ikan yang mereka curi tidak ada makanya dilepaskan," ujar Lamidi.

Dilaporkan dari Batam, tiga pegawai KKP masing-masing Selvo, Asriadi, dan Erwan diantar Staf Konsulat Jenderal RI untuk Johor Bahru dan Kepala Sasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak, Bambang Nugroho dari Malaysia menuju Batam Selasa siang.

Tiga warga negara Indonesia yang ditahan Polisi Diraja Malaysia saat menjalankan tugas sebagai pengawas perikanan itu nampak sehat, meski kepala Asriadi nampak dibalut perban.

"Sehat, kami sehat," kata Asriadi kepada wartawan yang menyambutnya.

Asriadi mengatakan selama ditahan di Markas Polisi Malaysia di Kota Tinggi bersama dua rekannya tidak mengalami kekerasan apa pun. (HM/Btm1)

Mengenai luka di kepalanya, ia mengatakan luka itu akibat terjatuh di kapal, saat digiring Polisi Diraja Malaysia keluar kapal.



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026