
Pembantu Curi Gelang Emas Divonis Delapan Bulan

Alia yang ditahan sejak tiga bulan lalu itu menangis mendengar hukuman yang dijatuhi majelis hakim terhadap dirinya.
"Saya mohon keringanan Pak, karena saya punya tanggungan," ujarnya di hadapan hakim TOH Simanjuntak, Marbun dan Rustiono.
Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa yang mencapai satu tahun penjara.
"Anda memiliki hak untuk mengajukan banding," kata hakim Simanjuntak.
Alia sempat kabur ke Batam setelah mencuri gelang milik majikannya. Selain itu, Alia juga membawa kabur kartu tanda penduduk milik anak majikannya.
Majikan Alia adalah Dr Agustin, yang sehari-hari bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang. Alia baru bekerja beberapa bulan di rumah Dr Agustin.
Alia menjual gelang emas itu di Tanjungpinang dengan menggunakan kartu tanda penduduk milik anak majikannya.
Kemudian ia mendapatkan kerja di salah satu tempat pijat di Tanjungpinang. Polisi mencium keberadaan Alia di tempat itu, kemudian menangkapnya. (ANT-NP/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
