
Harga Jual Rumput Laut Karimun Membaik

Karimun (ANTARA News) - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Amirullah menilai harga jual komoditas rumput laut budidaya petani Moro, membaik dengan bertahan pada Rp12.000/kilogram.
"Petani mengatakan harga pasar rumput laut saat ini Rp12.000/kilogram dan kami nilai harga sebesar itu sudah cukup bagus dibandingkan harga sebelumnya yang hanya berkisar Rp8.000-Rp9.000 per kg," katanya di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Amirullah mengatakan, pola pendampingan yang diterapkan pemerintah daerah dengan menunjuk PT Bahana Cipta Arta selaku pembina dan penampung cukup berhasil sehingga diharapkan mendongkrak penghasilan petani.
"Tinggal bagaimana petani dapat mempertahankan kualitas rumput laut yang dihasilkan agar harganya tetap tinggi," katanya.
Namun, dia menilai kemampuan menghasilkan rumput laut berkualitas tinggi belum merata, sehingga banyak petani yang gagal memanen rumput lautnya secara optimal.
"Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait menambah penyuluh lapangan," ucapnya.
Petani rumput laut yang sukses menghasilkan rumput laut berkualitas merupakan peserta pelatihan yang dilaksanakan pemerintah daerah beberapa waktu lalu.
"Ilmu yang mereka peroleh saat pelatihan tidak dikembangkan kepada petani lain. Karena itu, tenaga penyuluh harus diperbanyak atau PT BCA harus mengintensifkan pembinaan kepada seluruh petani,'' katanya.
Dia menyambut baik kebijakan pemerintah daerah yang memplot Kecamatan Moro sebagai pusat budidaya rumput laut.
Lahan yang luas disertai air laut yang jernih sangat cocok dijadikan pusat pembudidayaan rumput laut.
Harga rumput laut Karimun sempat menembus Rp14.000/kg pada Maret lalu, namun pada pertengahan tahun anjlok menjadi Rp7.000/kg.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Karimun Hazmi Yuliansyah, dalam satu kesempatan mengatakan, kerja sama dengan PT BCA diharapkan menstabilkan harga pasar yang berubah-ubah akibat ulah para tengkulak.
"Para tengkulak memang menjanjikan keuntungan besar namun hanya bersifat sesaat. Sedangkan PT BCA, kami tunjuk untuk turut membina dan membantu petani," katanya.
Kecamatan Moro, kata dia, ditunjuk pusat sebagai kawasan perikanan atau minapolitan dengan rumput laut sebagai komoditas unggulan.
Luas lahan yang di kecamatan itu mencapai 4.500 hektare dengan 1.250 petani. Dari total lahan sebanyak itu, yang tergarap baru mencapai 3,6 persen.
(ANT-028/A013/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
