
Peringatan Tahun Baru Islam Berlangsung Khidmat

Batam (ANTARA News) - Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, berlangsung khidmat dengan diisi tabligh akbar oleh ribuan warga yang memadati Masjid Raya Batam, Minggu malam.
Dalam kesempatan itu, ustadz Ahmad al-Habsyi yang memberikan ceramah mengajak warga Batam menyambut tahun baru Islam dengan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Dia melanjutkan, umat Islam harus ber-muhasabah, yakni mengisi hari-hari dengan menghisab (menghitung) diri masing-masing mulai dari umur, amalan hingga harta.
"Jangan hanya menghisab orang lain, tapi mulailah dari diri kita sendiri," kata dia.
Umat Islam juga diajak melakukan murakobah, yakni menghukumi diri sendiri, yang berarti memunculkan kesadaran karena banyak bencana yang tengah dihadapi bangsa Indonesia.
Dia mengatakan, bencana yang terjadi, bisa jadi sebagai bentuk peringatan dari Sang Kuasa.
"Jadi perbanyak istighfar dan bertaubatlah sebagai upaya mengurangi dosa-dosa yang telah kita perbuat," tuturnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, takut kepada Sang Pencipta juga harus dilakukan umat manusia dengan jalan murokobah serta ber-mujahadah dengan berjihad dan berusaha di jalanNya.
Ajaran Nabi Muhammad untuk mendahulukan bekerja kemudian meminta hak agar dijadikan pedoman umat Islam dalam menjalankan kehidupan.
Sedangkan yang terakhir, dia mengajak untuk muatabah alan nafsih yang melakukan kritik ataupun penilaian terhadap diri sendiri.
"Kritiklah dirimu sebelum mengritik orang lain," kata dia.
Perayaan menyambut datangnya tahun baru Islam juga dimeriahkan dengan tampilnya penyanyi senior asal ibukota, Ebiet G Ade yang membawakan beberapa karyanya seperti Titip Rindu Buat Ayah, Berita Kepada Kawan, Untuk Kita Renungkan dan sederet lagu lainnya.
Selain itu, khidmatnya suasana perayaan tahun baru Islam juga diwarnai dengan aksi penggalangan dana bagi para korban bencana di Kepulauan Mentawai, Wasior dan Merapi. (ANT-142/P004/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
