Logo Header Antaranews Kepri

Masyarakat Pulau Parit di Karimun Dambakan SMA

Senin, 31 Januari 2011 15:58 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Masyarakat Pulau Parit, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengharapkan Bupati Karimun Nurdin Basirun pada tahun anggaran 2011 mendirikan gedung sekolah menengah atas di wilayah tersebut.

"Kami prihatin terhadap kondisi sekarang, bagi anak-anak kami yang ingin melanjutkan sekolah ke SMA, setiap hari harus bolak-balik menyeberang dengan perahu motor ke Pulau Karimun Besar," kata tokoh masyarakat Pulau Parit, Syahfri Bahrum, di Tanjung Balai Karimun, Senin.

Syafri Bahrum menjelaskan agar bisa melanjutkan ke SMA para orang tua siswa harus rela mengeluarkan biaya yang cukup mahal, sementara sebagian besar masyarakat Pulau Parit berprofesi sebagai nelayan dan petani kecil.

"Ekonomi menjadi kendala utama para orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Bila kondisi tersebut terus dibiarkan berlarut-larut oleh Pemkab Karimun, kami khawatir, jumlah anak-anak kami tamatan SMP yang putus sekolah setiap tahun akan bertambah banyak," jelasnya.

Dia menuturkan, selain butuh biaya mahal untuk transportasi, para siswa SMA dari Pulau Parit yang bersekolah di Pulau Karimun, juga sering tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar disekolahnya bila cuaca buruk.

"Apabila gedung SMA dibangun di Pulau Parit, tidak hanya anak-anak kami yang dapat bersekolah disana, tapi juga anak-anak yang ada disekitar Pulau Parit. seperti, anak-anak dari Pulau Tulang dan Tanjung Batu Kecil" tuturnya.

Masyarakat Pulau Parit sangat mendukung pendirian SMA, demi terwujudnya keinginan untuk turut mencerdaskan para tunas bangsa dan menekan jumlah siswa tamatan SMP putus sekolah, masyarakat Parit dua sejak tahun 2009 telah menghibahkan tanahnya seluas satu hektare.

"Aspirasi masyarakat itu sebenarnya beberapa waktu lalu telah kami sampaikan pada Sekretaris Daerah Pemkab Karimun, saat itu Pak Sekda Anwar Hasyim turut memberikan dukungannya. Tapi sampai saat ini aspirasi yang telah kami sampaikan belum terwujud," kata dia.

Sebab itu, Syafri ingin menyampaikan langsung aspirasi kepada Bupati Karimun.

Menurut dia keberadaan SMA di Pulau Parit sangat didambakan oleh para siswa dari enam SMP.

"Dua SMP dari Pulau Parit sendiri, dua SMP dari Tulang dan dua SMP di Tanjung Batu Kecil," ujarnya.
(ANT-RD/Z003/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026